Categories: BERITA UTAMA

Empat Terdakwa Kasus Tobias Silak Dituntut Jaksa 12 Tahun Pidana

WAMENA – Empat terdakwa kasus pembunuhan Tobias Silak yang merupakan staf Bawaslu Kabupaten Yahukimo tahun 2024 lalu, dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). Ini disampaikan dalam lanjutan sidang dengan agenda tuntutan dipimpin Majelis Hakim Ketua Hirmawan Wicaksono, SH, MH di Ruang Sidang utama Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena.

Dalam pembacaan dakwaan oleh JPU Boston R. M Siahaan, SH secara umum tuntutan untuk ke empat terdakwa yakni Bripda Fernando Aufa Bripka Ferdy M.Koromath dari polres Yahukimo, Aiptu Jadmiko dari Polres Merauke, dan Anggota Brimob Polda Gorontalo Bripka Muh. Kurniawan.

“Untuk terdakwa anggota Brimob Polda Gorontalo Bripka Muh. Kurniawan terbukti secara sah dan meyakinkan ikut serta dalam tindak pidana pembunuhan dan kekerasan terhadap anak.”ungkapnya saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena Kamis (2/10).

Menurutnya, perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam pasal 338 jo 55 ayat 1 ke (1) dan pasal 81 ayat 2 jo pasal 76 huruf undang -undang RI Nomor 5 tahun 2014 tentang perubahan atas undang – undang nomor 2 tahun 2002 tentang perlindungan anak sesuai dengan dakwaan ke I Primer dan ke 2 Primer penuntut umum.

Sementara untuk tiga terdakwa lainnya, yakni Bripda Fernando Aufa Bripka Ferdy M.Koromath dari Polres Yahukimo, Aiptu Jadmiko dari Polres Merauke terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta pembunuhan dan kekerasan terhadap anak sesuai yang diatur dalam pasal 338 jo 55 ayat 1 ke (1) KUHP dan Pasal 80 ayat 2 jo pasal 76 undang -undang RI nomor 35.

“Sebagaimana dalam dakwaan ke satu Primer dan kedua Primer dari penuntut umum sehingga dijatuhkan pidana penjara masing -masing selama 12 tahun dipotong masa penangkapan dan penahanan yang telah di jalani,”bebernya Siahaan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Mentan Janjikan Penambahan Kuota BBM Subsidi

Menanggapi aspirasi para petani, Menteri Pertanian langsung menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas keterbatasan…

12 hours ago

Seringnya Kehabisan BBM, Terpaksa Beli di Pengecer yang Harganya Lebih Tinggi

Di kota ini, angkutan umum khususnya angkot atau taksi lokal bukan sekadar sarana mobilisasi, melainkan…

13 hours ago

DPRP Minta Penanganan Pasca Konflik Ditangani Menyeluruh

Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S,IP, M.KP meminta Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan…

14 hours ago

Komis IV DPRP Minta Gubernur Tegur Kadis PUPR

Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur meminta Gubernur Papua Pegunungan segera memberikan teguran…

15 hours ago

Sengketa Hak Ulayat Kantor Kelurahan Seringgu Jaya Dimediasi

Mediasi mempertemukan Buang Mahuze yang mengaku sebagai pewaris hak ulayat atas tanah tersebut dengan Kepala…

16 hours ago

Pemprov Terima Kunci Rumah Susun ASN Papua Tengah

Serah terima tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penguatan birokrasi di provinsi termuda…

17 hours ago