“Itu dua kasus berbeda. Meskipun pihak KKB mengklaim bertanggung jawab atas keduanya, kami pastikan insiden di Yahukimo tidak ada hubungannya dengan yang terjadi di Wamena,” ujar Brigjen Faizal melalui sambungan telepon pada Senin (2/6). Saat ini, Satgas ODC masih terus mendalami kasus tersebut dan mempertebal kekuatan pasukan di kedua wilayah guna menjaga situasi keamanan.
“Kami telah menambah personel dan fokus pada pemetaan serta penyelidikan. KKB tetap menjadi target utama kami. Soal waktu penangkapan pelaku, masih terus kami upayakan,” tegas Brigjen Faizal. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan informasi apapun yang dapat membantu pengungkapan kasus ini. Kedua insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…
ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…
Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…