“Itu dua kasus berbeda. Meskipun pihak KKB mengklaim bertanggung jawab atas keduanya, kami pastikan insiden di Yahukimo tidak ada hubungannya dengan yang terjadi di Wamena,” ujar Brigjen Faizal melalui sambungan telepon pada Senin (2/6). Saat ini, Satgas ODC masih terus mendalami kasus tersebut dan mempertebal kekuatan pasukan di kedua wilayah guna menjaga situasi keamanan.
“Kami telah menambah personel dan fokus pada pemetaan serta penyelidikan. KKB tetap menjadi target utama kami. Soal waktu penangkapan pelaku, masih terus kami upayakan,” tegas Brigjen Faizal. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan informasi apapun yang dapat membantu pengungkapan kasus ini. Kedua insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…
Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut…
Selain sesak napas, sejumlah korban juga mengeluhkan pusing. Beberapa korban bahkan mengalami tekanan psikologis…