Categories: BERITA UTAMA

Badan Percepatan Pembangunan Diminta Tak Perpanjang Birokrasi

Diharapkan Bisa Mensinergikan Kementerian dan Lembaga kepada Papua

JAYAPURA – Kehadiran  Ketua Badan Percepatan Pembangunan Papua, Amin Ma’ruf  di Papua patut disyukuri. Meski tak lama namun kedatangan kali perdana ini diharapkan bisa membawa satu perubahan yang nyata. Tak hanya itu dari kehadiran wakil presiden ini paling tidak akan membuka keran program pemerintah yang selama ini dianggap macet.

“Memang kehadiran wapres di Jayapura atau Papua ini tidak lama. Dari Jayapura beliau langsung ke beberapa  provinsi yang baru dimekarkan namun ini bukan soal lama atau cepatnya pak Wapres di Jayapura sebab semua harus disyukuri karena ini menunjukkan bahwa ada perhatian dari pemerintah pusat soal Papua,” kata  Wakil Ketua III DPR Papua, Yulianus Rumboirussy kepada Cenderawasih Pos Kamis (2/11). Meski dirasa terlambat karena seharusnya Papua sudah didatangi beberapa bulan lalu namun kedatangan Wapres kata Rumboirussy tetap patut disyukuri.

“Orang mau datang 5 hari tapi kalau tidak serius itu sama saja tapi meski hanya beberapa jam namun memiliki komitmen kami pikir ini lebih baik,” jelasnya. Rumboirussy mengatakan paling tidak kehadiran lembaga percepatan pembangunan Papua ini tidak justru memperpanjang birokrasi tapi memudahkan dan mensinergikan apa saja yang sudah dilakukan oleh kementerian dan lembaga kepada Papua dengan apa yang dikerjakan Papua.

Pasalnya ia melihat jika apa yang dilakukan oleh badan percepatan pembangunan Papua ini tidak sinkron maka ini akan sulit. “Contoh ika selama ini dinas PU bangun sesuatu yang tidak sinkron maka kami harap dengan adanya lembaga ini semua bisa diluruskan. Misal jika dari aspek pertanian atau peternakan dimana jika kita beri bantuan bibit ternak sebaiknya dari kementerian membantu yang lain jadi saling mengisi dan melengkapi,”  harapnya.

Ini kata Rumboirussy hal tersebutlah  yang selama dirasakan oleh DPRP karena DPRP minim mendapatkan punya informasi atau terkesan  masing – masing jala tanpa koordinasi. “Pemerintah pusat lewat kementerian dan lembaga mungkin punya banyak kegiatan tapi kita tidak tahu jadi dari kehadiran lembaga ini semoga semua menjadi jelas. Kami bisa buat apa dan mekanisme seperti apa,” pungkasnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

10 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

23 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

24 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

1 day ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

1 day ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

1 day ago