Categories: BERITA UTAMA

Kelompok Cipayung Singgung Fasilitas dan Gaya Hidup Mewah Anggota DPR

Sebelas poin tersebut adalah, pertama, menyampaikan turut berduka cita dengan semua tangisan yang mengalir, tulang yang patah, darah yang tumpah, dan nyawa yang telah hilang dalam semua rentetan peristiwa kebangsaan di negara kesatuan Republik Indonesia dan di Tanah Papua.

Kedua, mengutuk keras tindakan represif kriminalisasi dan menghilangkan nyawa oleh aparat negara dalam menghadapi aspirasi mahasiswa masyarakat perempuan dan semua pejuang yang berada di negara kesatuan Republik Indonesia yang khusus berada di tanah Papua karena sesungguhnya aksi demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara yang dilindungi undang-undang dasar 1945 dan dijamin dikawal oleh negara termasuk aparat keamanan.

Ketiga, meminta pihak DPR Papua juga mendorong investigasi penyelidikan yang transparan profesional dan akuntabel terhadap segala peristiwa represif kriminalisasi dan kepolisian pembunuhan yang dilakukan oleh aparat keamanan di negara kesatuan Republik Indonesia maupun di tanah Papua semua pihak yang terbukti bersalah baik yang memberikan perintah secara langsung harus dan wajib diproses secara hukum.

Keempat meminta pihak DPR Papua dan Kapolda Provinsi Papua melakukan evaluasi pembenahan dan peningkatan kapasitas diri terhadap institusi aparat keamanan dalam penanganan aksi mengenai antisipasi aksi demonstrasi kedepannya yang mendepankan pendekatan persuasif serta penghormatan hak sipil dalam menyampaikan pendapat.

Kelima, pihak DPR Papua bersama pemerintah daerah harus mendorong upaya-upaya agar tindakan represif oleh militer Papua yang semakin menguat agar dicegah dan dihilangkan dengan melakukan pendekatan harmonis dan kesesuaian dengan kebudayaan setempat

Keenam, pihak DPR Papua harus ikut mendorong evaluasi dan peninjauan kembali berkenaan dengan naiknya gaji dan tunjangan DPR berhubungan dengan situasi kenegaraan yang devisit dan angka kemiskinan yang sangat tinggi, maka dengan itu alokasi anggaran atas peninjauan kembali dapat digunakan pada sektor pendidikan kesehatan dan sektor lainnya khususnya daerah di Tanah Papua

Ketujuh, DPR Papua juga harus terlibat mendorong disangkanya undang-undang perampasan aset dan undang-undang masyarakat adat. Kedelapan, gerakan Cipayung plus Jayapura bersama pemuda Katolik dan HMI Tanah Papua mendesak agar segera menghentikan operasi eksploitasi sumber daya alam yang merugikan masyarakat adat dan wilayah adat di tanah Papua contoh PSN di Papua Selatan Blok Wabu di Papua Tengah dan Nikel di raja Ampat maupun wacana tambang nikel di Kabupaten Jayapura

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Recent Posts

Pemkab Merauke Siapkan Penanganan Korban Kebakaran di WanamPemkab Merauke Siapkan Penanganan Korban Kebakaran di Wanam

Pemkab Merauke Siapkan Penanganan Korban Kebakaran di Wanam

Bupati Merauke Yoseph  Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…

1 day ago

Polda Papua Uji Coba MBG Pola Prasmanan

  Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…

1 day ago

Warga Mimika Diimbau Tidak Konsumsi Air Hujan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…

1 day ago

Sidak Kantor Dukcapil, Rustan Saru: Bebas Pungli dan Calo!

   Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…

2 days ago

Revitalisasi Pasar Youtefa untuk Akselerasi Ekonomi

  Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…

2 days ago

Polres Mimika Bongkar Jaringan Sabu Lintas Provinsi, Tiga Pelaku dan 39 Paket Diamankan

Ketiga tersangka yang diamankan berinisial R alias I (29), N alias A (26), dan M…

2 days ago