Categories: BERITA UTAMA

Kelompok Cipayung Singgung Fasilitas dan Gaya Hidup Mewah Anggota DPR

HMI juga menyinggung soal bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan. Keadilan sudah dikebiri oleh kepentingan elit, ucapan DPR RI telah merusak demokrasi di Indonesia. Demokrasi kini kehilangan harga dirinya.

Ketua PMKRI Jayapura, Yasman Yeleget juga berbicara. Ia menyoroti sikap DPR yang dinilai hanya mementingkan diri sendiri. “Fasilitas DPR dibeli dari jerih payah rakyat. Namun justru di tengah krisis ekonomi, mereka malah menaikkan tunjangan. Ini ketidakadilan yang memicu amarah rakyat,” cecarnya.

Disini juga banyak teriatam-teriakan sumbang, bubarkan DPR. Teriakan, umpatan, cemohan bahkan makian juga terdengar. Massa mengkritisi fasilitas yang diperoleh wakil rakyat termasuk gaya hidup yang dijalani. Padahal statusnya adalah wakil yang seharusnya memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok atau partai.

Sementara itu, Ketua GMKI Cabang Jayapura, Lalius Kabak, menyebut kondisi Indonesia saat ini sangat buruk, khususnya di Papua. Ia menyoroti kekerasan aparat terhadap rakyat sipil. “Di Papua TNI/Polri menembak rakyat sipil seperti binatang. Kehadiran kami di DPRP memastikan bahwa rakyat Papua bukan tikus, bukan anjing yang bisa seenaknya ditembak,” tegasnya.

Dominggus dari GMNI menambahkan bahwa aksi ini digelar karena DPR selama ini dinilai abai terhadap persoalan masyarakat. “DPR hanya sibuk dengan proyek dan kepentingan pribadi, sementara rakyat menderita,” ujarnya. Hanya dalam penyampaian aspirasi ini sempat tergangu oleh koneksi mic yang terputus-putus.

Merekapun menyinggung bahwa DPR tidak prepare untuk bertemu rakyatnya. Hanya sayangnya, dari aksi ini masih terdengar teriakan Papua Merdeka yang dilontarkan pendemo. Dan ending aksi ini adalah dibacakan 11 poin pernyataan sikap atau tuntutan. Namun situasinya sempat terjadi tarik menarik dimana Ketua DPRP, Denny Bonai meminta untuk massa membacakan lebih dulu 11 poin tersebut namun ditolak oleh pendemo.

Mereka meminta pimpinan DPR merespon dulu penyampaian dari masing-masing pimpinan OKP tadi barulah dilanjutkan dengan membaca 11 poin. Tak lama Denny merepon singkat penyampaian dari pimpinan OKP dan akhirnya 11 point tersebut dibacakan oleh Ketua HMI Cabang Jayapura, Rizon Zuk Akbar. Pendemo juga meminta DPR berdiri lebih maju karena semua terlihat berdiri sambil berteduh sementara pendemo berpanas-panasan.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Recent Posts

Bina Mental dan Iman, Pemkot Lanjutkan Program UmrahBina Mental dan Iman, Pemkot Lanjutkan Program Umrah

Bina Mental dan Iman, Pemkot Lanjutkan Program Umrah

Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…

14 hours ago

KKN FEB Uncen Edukasi Tata Kelola Keuangan di Kampung

   Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…

15 hours ago

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

1 day ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

1 day ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

1 day ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

1 day ago