Categories: BERITA UTAMA

TPNPB Minta TNI-Polri Tinggalkan Intan Jaya

Satgas Damai Cartenz Minta Masyarakat berikan Informasi Keberadaan KKB di Intan Jaya

JAYAPURA – Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Komando Wilayah Pertahanan VIII Intan Jaya menyatakan telah menyerang pos polisi pada hari Selasa (30/4) dan melakukan kontak senjata dengan TNI Yonif 209 serta Polri.

Dalam kontak senjata ini TPNPB Kodap VIII Intan Jaya mengklaim telah menembak mati seorang anggota intelijen. Kontak tembak ini terjadi pada pukul 07.30 WIT. “Dalam hal ini Panglima Kodap VIII Intan Jaya Brigjen Undius Kogeya dan pasukannya bertanggungjawab atas serangan tersebut,” kata Jubir TPNPB, Sebby Sembom, Rabu (1/5).

Mereka menuntut agar TNI Polri segera meninggalkan Intan Jaya. “TNI-Polri segera kosongkan pemukiman warga sipil agar saat terjadi baku tembak tidak menimbulkan korban jiwa dari warga sipil,” kata Sebby. 

Pernyataan ini dibantah Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno. Ia mengatakan korban adalah warga sipil.

“Korban bernama Alexsander Parapak (20) dan tewas tertembak usai serangan yang dilakukan oleh KKB terhadap Polsek Homeyo di Kampung Pogapa Distrik Homeyo,” jelas Bayu. Tak hanya itu, tim Damai Cartenz juga menyebut jika TPNPB atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)  telah membakar sebuah gedung Sekolah Dasar Negeri Inpres Pogapa.

Bayu mengatakan pembakaran gedung SD Inpres Pogapa dilakukan oleh KKB wilayah Homeyo pada pukul 08.00 WIT dan dalam aksi tersebut juga terdengar bunyi letusan senjata api laras panjang dari kelompok tersebut. “Lokasi pembakaran bangunan SD Negeri Inpres Pogapa tidak jauh dari mapolsek Homeyo, hanya berjarak kurang lebih 50 meter sehingga saat ini aparat keamanan masih berjaga-jaga,” ungkap AKBP Bayu Suseno.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ada 42 Operasi di Papua, Negara Belum Mampu Tangani OPM

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…

4 hours ago

​Dorongan Calon Provinsi Papua Utara Menghangat

​Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…

5 hours ago

Ditangkap di Ruko, Satu Anggota KKB Disinyalir Terlibat Rangkaian Pembunuhan

Dari tangannya,  polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…

6 hours ago

Dilematis, Ingin Bangun Rumah Sendiri Tapi Terbentur Rencana Penataan Pemerintah

  Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…

7 hours ago

Timbun BBM,  Tujuh Ton Lebih Solar Diamankan

Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…

8 hours ago

Para Warek Solid, Roda Organisasi Uncen Tetap Berjalan

   Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari ​Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…

9 hours ago