Categories: BERITA UTAMA

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Mahasiswa Sesalkan Komnas HAM Tak Temui Massa Aksi

JAYAPURA – Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) se-Kota Studi Jayapura menggelar aksi mimbar bebas di kawasan Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Senin (11/5).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan hak asasi manusia di wilayah Kabupaten Dogiyai. Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, massa mulai berkumpul sejak pukul 08.30 WIT dengan membawa berbagai atribut aksi, mulai dari pamflet, poster hingga sepanduk yang berisi tuntutan.

Beberapa poster tanpak bertuliskan, F*ck The Police, Hentikan Kekerasan Militer, Solusi Dari Pada Kekerasan ‘Revolusi Total’ RIP Hukum Indonesian dan masih banyak lainnya. Selain itu, massa juga membawa beberapa sepanduk bertuliskan; segera tarik militer organik dan non organik ditangah Papua; Kasus dogiyai adalah pelanggaran ham berat, Darurat militer dan krisis Kemanusiaan di Papua, hingga Polisi perkosa undang undang!!.

Dalam orasinya, para koordinator aksi menekankan beberapa poin krusial, di antaranya: Mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas berbagai kasus kekerasan yang terjadi di wilayah pegunungan tengah, khususnya di Kabupaten Dogiyai.

Selain itu, Massa juga menuntut perlindungan terhadap hak menyatakan pendapat bagi mahasiswa dan masyarakat sipil di Papua. Serta, Menyoroti kondisi keamanan yang berdampak pada terganggunya aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat lokal.

Salah satu massa aksi Brasius Gobai dalam orasinya mengatakan, kita adalah satu yaitu Papua untuk melawan ketidakadilan di tanah ini, kita tetap lawan karena dimata negara ini orang Papua tidak apa-apa.

“Kami hadir di sini bukan untuk membuat kekacauan, melainkan untuk menjadi penyambung lidah masyarakat di kampung halaman yang saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ujar Gobai di tengah kerumunan massa.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

15 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

16 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

17 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

18 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

19 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

20 hours ago