Categories: BERITA UTAMA

Dianggap Menghina Uskup, Anggota MRP Papua Pegunungan Dipolisikan

Ketua tim solidaritas kemanusiaan Kabupaten Jayawijaya atas penghinaan Uskup Keuskupan Jayapura, Markus Elopere menegaskan pihaknya ingin agar saudara Ismail Asso dan Muin Asso segera ditangkap 2×24 jam dan mempertanggungkan perbuatannya di depan hukum.

“Ini memang pelecehan terhadap Pimpinan kami Umat Katolik, dan kami tidak terima dengan penghinaan ini sehingga kami minta agar Ismail Asso dan Muin Asso segera ditangkap dalam waktu 2×24 Jam,”tegasnya di Polres Jayawijayai.

Mewakili 9 Paroki yang ada di Dekenat Pegunungan tengah Melki Hubi merasa Prihatin atas ucapan yang dikeluarkan Ismail Asso yang melecehkan Uskup Keuskupan Jayapura Mgr. Dr. Yanuarius Teofilus Matopai You, sehingga diharapkan pihak berwenang dalam hal ini Polres Jayawijaya segera menangkap keduanya untuk diproses hukum sesuai perbuatannya

“Kami tidak mau kerukunan umat beragama di Jayawijaya hancur karena ulah dari oknum –oknum ini , kami mewakili umat di Jayawijaya minta agar dua orang ini segera ditangkap agar kami sebagai umat katolik juga bisa merasa puas,”tegasnya

Sementara itu pastor Eddy Doga menilai apa yang dilontarkan Ismail Asso merupakan pikirannya sendiri sehingga tidak boleh di bawah kedalam agama atau gereja untuk memecah belah kerukunan yang ada di wilayah Jayawijaya, sehingga oknumnya yang harus bertanggungjawab secara hukum dan  tidak ada sangkut pautnya dengan agama.

“saya imbau kepada seluruh umat tidak usah untuk terpengaruh dengan masalah ini, karena masalah ini hanya oknum sehingga kita serahkan kepada pihak keamanan yang akan mengambil langkah penanganan kasus ini,”ujarnya di Polres Jayawijaya.

Intelektual Muslim Erwin Kuwan Jayawijaya menilai stegmen yang dikeluarkan Ismail Asso ini bukan yang pertama kali dan sudah berulang kali, sementara untuk penghinaan terhada Uskup Keuskupan Jayapura ini merupakan sikap Rasisme sehingga pihaknya selaku umat muslim jayawijaya juga prihatin dengan hal seperti ini.

“Apa yang Ismail Asso sampaikan tidak ada kaitannya dengan umat muslim dan bukan hasil kesepakatan, dia berbicara secara individu atau pribadinya sendiri, jangan sampai publik konsumsi kalau apa yang bang Ismail katakan merupakan hasil musyawarah umat muslim,”bebernya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Makanan Disebut Tidak Layak, Dapur Lapas Abepura DisidakMakanan Disebut Tidak Layak, Dapur Lapas Abepura Disidak

Makanan Disebut Tidak Layak, Dapur Lapas Abepura Disidak

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses penerimaan bahan makanan, kebersihan dan kelayakan dapur, kondisi…

2 days ago

Seriusi Penanganan HIV-AIDS, KPA Kota Jayapura Susun Renstra

Penyusunan Renstra tersebut dibahas dalam dua kali rapat koordinasi lintas sektor. Rapat pertama dipimpin langsung…

2 days ago

PDIP Papua Soroti Pembentukan Dewan Eksekutif TP3C

BTM menegaskan, PDI Perjuangan menghormati keputusan dan kewenangan Gubernur Papua dalam membentuk struktur percepatan pembangunan…

2 days ago

Sejumlah Anak Perusahaan PT Irian Bhakti Bermasalah

“Kami akan usahakan lebih cepat dari waktu yang diberikan gubernur, ada beberapa yang harus diperbaiki.…

2 days ago

300 Lebih Tenaga Kerja Diganti Sesuai Rekomendasi BPK

Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggeng, mengatakan bahwa pergantian tenaga kerja tersebut merupakan tindak lanjut…

2 days ago

Jalur Batavia Minta Korban, Enam Penumpang Speedboat Tenggelam

Dalam perjalanan, mesin speedboat mengalami gangguan dan mati mendadak sehingga perahu kehilangan kendali dan terbalik.…

2 days ago