

Dijenpas Papua saat melakukan sidak di dapur Lapas Abepura, Selasa (13/1). (FOTO/Ditjenpas Papua for Cepos)
JAYAPURA – Menindaklanjuti adanya informasi yang menyebut makanan yang diberikan kepada warga binaan Lapas Abepura tidak layak komsumsi dan tidak memenuhi standar gizi, Dapur Lapas Abepura sebagai penyedia makanan, langsung dilakukan inpeksi mendadak (Sidak).
Sidak ini dilakukan jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Feri Hermawan, didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Badarudin, serta petugas terkait, pada Selasa (13/1) sekira pukul 15.00 WIT.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses penerimaan bahan makanan, kebersihan dan kelayakan dapur, kondisi peralatan masak, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan ke blok hunian Warga Binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Badarudin, menyampaikan bahwa kegiatan Sidak ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam memastikan pelayanan berjalan sesuai standar.
“Kami memahami perhatian masyarakat terhadap pelayanan pemasyarakatan, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan dasar Warga Binaan. Oleh karena itu, kami memastikan secara langsung bahwa pelayanan makanan di Lapas Abepura dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan,” ujar Badarudin, saat di konfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (16/1).
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…