Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Badaruddin, menu, porsi, serta nilai gizi makanan yang disajikan kepada Warga Binaan dinyatakan telah memenuhi standar pelayanan pemasyarakatan dan tidak sesuai dengan apa yang diberikan oleh salah satu media sebelumnya.
Menurutnya penyusunan menu makan di Lapas Abepura dilakukan secara terencana untuk tiga waktu makan, setiap hari dengan memperhatikan keseimbangan gizi dan variasi bahan pangan. Bahan makanan juga dikirim menggunakan sarana operasional yang layak guna menjaga kualitas dan keamanannya hingga tahap pengolahan.
Sebagai bagian dari pengawasan, setiap makanan yang akan disajikan terlebih dahulu melalui penyajian contoh makanan, sebagai kontrol kualitas. Petugas dapur secara rutin melakukan pemeriksaan kebersihan, kehigienisan, dan kesesuaian menu sebelum makanan didistribusikan.
Lapas Kelas IIA Abepura menghargai perhatian serta kepedulian masyarakat dan media terhadap penyelenggaraan layanan pemasyarakatan. Namun demikian, Lapas Abepura menyayangkan adanya pemberitaan yang tidak benar dan tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.


Lapas Abepura senantiasa terbuka terhadap masukan dan pengawasan publik sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. “Kami mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi dari sumber resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tambah Kalapas.
Lebih lanjut diungkapkan Kalapas bahwa pada tahun 2025 Lapas Kelas IIA Abepura ditunjuk langsung oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mengikuti lomba dapur bersih tingkat nasional.
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…