

Kepala Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani (foto: Karel/Cepos.)
JAYAPURA-Gangguan keamanan akibat aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo kian mengkhawatirkan. Wilayah tersebut kini disebut sebagai pusat eskalasi kekerasan di Papua, menyusul terungkapnya fakta perekrutan ratusan anak muda oleh kelompok bersenjata tersebut.
Hal itu disampaikan Kepala Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani saat rilis akhir tahun di Mapolda Papua, Rabu (31/12). Menurutnya, dalam satu tahun terakhir Yahukimo mencatat angka kejadian gangguan keamanan tertinggi dibandingkan daerah lain di wilayah hukum Polda Papua.
“Dalam satu tahun terakhir ini, Yahukimo menjadi daerah dengan angka kejadian KKB paling tinggi. Selain itu Kabupaten Puncak dan Intan Jaya juga masih menjadi wilayah rawan,” ujar Brigjen Faizal.
Ia mengungkapkan, hingga 25 Desember 2025 atau bertepatan dengan hari Natal, tercatat sekitar 35 orang meninggal dunia akibat rangkaian aksi kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut. Jumlah ini dinilai sangat signifikan dan menjadi perhatian serius pimpinan Polri. “Kami sudah beberapa kali berdiskusi dengan Pejabat Utama Mabes Polri untuk menanggapi kondisi ini,” katanya.
Brigjen Faizal menjelaskan, eskalasi aksi KKB mencapai puncaknya pada pertengahan November 2025. Namun, situasi mulai menunjukkan penurunan setelah aparat berhasil menangkap salah satu pimpinan KKB, Junior Bocor Sobolim. “Sejak penangkapan Junior Bocor Sobolim, secara data memang terjadi penurunan kejadian yang cukup signifikan,” jelasnya.
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…