Ia menyebutkan, hal ini juga menjadi perhatian Kapolda Papua dan Wakapolri, yang menekankan pentingnya program-program pencegahan jangka panjang. “Ini bukan hanya soal penegakan hukum oleh Polri sebagai law enforcement, tetapi juga peran Polri sebagai bagian dari institusi pemerintah. Kita harus melakukan penangkalan, pencegahan, dan pembinaan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan pemetaan yang lebih komprehensif terhadap kelompok rentan, aparat berharap penegakan hukum dapat memberikan efek jera (deterrent effect), sekaligus diiringi program pembinaan anak-anak dan remaja usia dini agar tidak mudah terjerumus dalam jaringan kekerasan. “Isu pembinaan anak muda ini bukan hanya masalah Yahukimo, tetapi sesungguhnya menjadi persoalan di seluruh Papua,” pungkas Brigjen Faizal. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…