

Satgas ODC saat membawa tersangka Naran Matuan yang tiba di Bandara Sentani kemudian menyerahkannya ke Kejari Jayawijaya, Kamis (26/2). (foto:Satgas ODC)
JAYAPURA– Setelah dilakukan penyidikan, salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo atas nama Natan Matuan Satuan kini siap diadili. Itu setelah Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 resmi menyerahkan yang bersangkutan beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Jayawijaya usai berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa penuntut umum, Kamis (26/2)
Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut merupakan bagian dari tahapan akhir proses penyidikan sebelum memasuki tahap penuntutan dan persidangan di pengadilan. Dengan dinyatakannya P-21, perkara Natan Matuan kini resmi beralih dari kewenangan penyidik kepada pihak kejaksaan untuk segera disidangkan.
Anggota KKB yang disebut berasal dari Kodap Yahukimo itu sebelumnya ditangkap oleh Satgas Operasi Damai Cartenz pada Desember 2025. Ia diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa istilah P-21 dalam sistem peradilan pidana menandakan hasil penyidikan telah dinyatakan lengkap, baik secara formil maupun materiil.
“Artinya, unsur-unsur pidana yang disangkakan telah terpenuhi berdasarkan alat bukti yang sah, sehingga perkara dinilai siap untuk dilimpahkan ke tahap penuntutan dan selanjutnya disidangkan di pengadilan,” jelas Faizal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/2).
Dalam perkara tersebut, Natan Matuan disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa hak. Dugaan tindak pidana itu terjadi pada Desember 2025 di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…