

JAYAPURA – Penanganan kasus penyebaran HIV/AIDS di Papua tak bisa lagi ditangani sepotong-sepotong. Pemerintah perlu mengambil langkah strategis, terfokus, terintegrasi serta terukur. Tak hanya itu, pemerintah diminta tak lemah hanya dengan alasan mobilitas penduduk yang tinggi, baik warga yang keluar maupun masuk Papua.
Untuk Papua sendiri dari data Dinas Kesehatan Provinsi Papua mencatat terdapat 23.563 jumlah kasus HIV AIDS per 30 Juni 2025. Sedangkan jumlah tertinggi untuk 8 kabupaten dan 1 kota masih didominasi Kota Jayapura dengan 4511 pengidap HIV dan 5305 pengidap AIDS. Sedangkan urutan kedua yaitu Kabupaten Jayapura dengan 2962 pengidap HIV dan 3139 pengidap AIDS.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, mengungkapkan bahwa hingga jelang akhir tahun 2025 ini, jumlah kasus HIV baru bertambah sekitar 1.200 kasus. Angka tersebut, jika dihitung sejak tahun 1993, total kasus telah menyentuh angka 9.000 jiwa. “Angka ini memang sangat tinggi dan menjadi perhatian serius kita,” ujar drg. Juliana saat dikonfirmasi Cepos di Kantor walikota, Rabu (26/11) pekan kemarin.
Menurutnya, tingginya kasus HIV di Kota Jayapura disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah mobilitas penduduk yang tinggi, baik warga yang keluar maupun masuk Papua, khususnya Kota Jayapura. Banyak kasus baru terdeteksi ketika tim kesehatan melakukan skrining lapangan. Sementara untuk penularannya sendiri diduga karena hubungan seksual beresiko.
Pegiat HIV AIDS Kota Jayapura, Robert Sihombing mengkritisi pola atau model penanganan yang dilakukan pemerintah. “Sangat disayangkan pernyataan-pernyataan yang hanya menuding, mobilitas penduduk, keberadaan hiburan malam, praktik prostitusi terselubung, atau aplikasi digital yang dianggap sebagai biak kerok meningkatnya angka kejadian HIV di Jayapura,” kata Robert, dalam pesan tertulisnya, Minggu (30/11).
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…