Mantan guru di SMAN 1 Jayapura ini juga meminta untuk menghentikan stigma buruk ke masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pemahaman HIV yang benar. Ini agar pemerintah juga bisa mengendalikan penularan baru dan mengendalikan angka kematian karena HIV. “Menurut saya persoalan HIV membutuhkan kepentingan politik yang cerdas dan berbasis ilmiah yang yang berkelanjutan secara nyata. Pemerintah harus berhenti menyalahkan masyarakat, tetapi pemerintah perlu instropeksi apakah jajarannya sudah bekerja untuk masyarakat dengan benar,” sindir Robert.
Selain itu ia mempertanyakan apakah Pemerintah Kota Jayapura sudah memiliki Road Map Penanggulangan HIV sehingga disarankan untuk tidak lagi menyampaikan pernyataan-pernyataan blunder terkait HIV jika memang semua serius ingin menangani masalah HIV. “Harapan kami pemerintahan yang baru menginput kembali dan belajar banyak terkait HIV jika memang jujur mau menangani masalah HIV. Semoga di hari AIDS sedunia ini, kita bisa duduk bersama-berkolaborasi untuk melanjutkan dan meningkatkan apa yang sudah baik,” tambah Robert.
Ia meyakini banyak yang siap membantu memperbaiki apa yang masih kurang mulai dari kualitas SDM Kesehatan, kebijakan yang keliru, anggaran HIV yang sia-sia termasuk stigma dari pemangku jabatan. “Ini penting direncanakan agar kita bisa mencapai penanggulangan HIV dengan terukur di tahun 2030,” imbuhnya. (*)
Menurut Abisai, Kota Jayapura merupakan daerah yang memiliki keberagaman masyarakat, baik dari sisi suku,…
”Dari 100 satwa itu, kami follow up-nya ada 7 orang utan kami sudah lepasliarkan di…
Gedung Putih meluncurkan stasiun televisi baru bernama "Trump TV". Hal ini setelah beberapa media televisi…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil…
Langkah ini diambil seminggu pasca-insiden penembakan yang menimpa tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian…