Categories: FEATURES

Pemerintah Jamin, Puskesmas yang Ditinggal Nakes Non OAP Tidak Akan Ditutup

Melihat Kebijakan Pemerintah Menarik Nakes Non-AOP dari Puskesmas Luar Kota Wamena

Pasca Penembakan 3 ASN dari Dinas Pertanian, pekan lalu, pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengabil kebijakan untuk menarik Nakes non OAP dari Puskesmas yang ada di luar Kota Wamena, namun bagaimana dengan Puskesmas yang ditinggalkan ?

Laporan Denny Tonjauw- Wamena.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengambil kebijakan strategis dengan menarik seluruh tenaga kesehatan (nakes) Non-Orang Asli Papua (OAP) yang bertugas di puskesmas wilayah distrik luar Kota Wamena.

Langkah ini diambil seminggu pasca-insiden penembakan yang menimpa tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian di Kampung Muliama, Distrik Muliama. Seluruh nakes Non-OAP tersebut dipindahkan sementara untuk memperkuat pelayanan di tiga puskesmas yang berada di dalam dan pinggiran Kota Wamena, yakni Puskesmas Wamena Kota, Puskesmas Hom-hom, dan Puskesmas Wesaput.

​Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Barnabas Kossy, S.KM., M.Kes., menjelaskan bahwa para Nakes yang ditarik akan menjalankan tugas di tiga puskesmas kota dengan sistem jadwal bergilir.

“Meskipun fasilitas kesehatan di distrik-distrik luar kota ditinggalkan oleh nakes Non-OAP dan hanya menyisakan petugas OAP, Kami memastikan layanan kesehatan masyarakat tidak ditutup total namun operasional puskesmas luar kota disesuaikan menjadi skema pelayanan terbatas,”ungkapnya di Wamena Senin (21/9)

Skema layanan terbatas ini meliputi waktu dan tenaga yang melaksanakan tugas di Puskesmas yang ada di luar Kota Wamena, sehingga untuk waktunya layanan kesehatan hanya buka setengah hari mulai pukul 08.00 WIT hingga 12.00 WIT. Apabila terdapat pasien dengan indikasi penyakit berat yang tidak dapat ditangani selama jam pelayanan terbatas tersebut, masyarakat akan langsung diarahkan menuju tiga puskesmas rujukan di wilayah Kota Wamena.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

37 minutes ago

BBM Subsidi Diduga Digunakan untuk Aktivitas Ilegal, Pengawasan Harus Berkelanjutan

Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…

2 hours ago

Pemprov Papua Batasi Penggunaan HP di Sekolah

  Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…

3 hours ago

Cegah Konflik Pertanahan, MRP Datangi Polda Papua

    Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…

4 hours ago

Pemkot Dorong Pemulihan Kehidupan dan Ekonomi Korban Kebakaran

   Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…

5 hours ago

Posko Ditutup, Seluruh Bantuan Pengungsi Dok V Disalurkan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…

6 hours ago