“Majelis Rakyat Papua akan menindaklanjuti itu, dengan kerja-kerja kita. Kita turun langsung ke kampung halaman dari para calon untuk ferifikasi faktual, apakah orang tersebut adalah orang-orang asli Papua,” jelasnya.
Sementara itu, terkait dengan surat rekomendasi dari KPU untuk pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Steve mengaku dua Bacakada telah melakukan pemeriksaan kesehatan. Lantas, apakah ganti pasangan jika kemudian ada yang tidak lulus kesehatan ? Steve menyampaikan ada tiga ketentuan yang bisa menyebabkan pasangan calon tidak lulus.
“Yang pertama terkena pidana, kedua tidak lulus kesehatan atau dia mengundurkan diri,” kata Steve.
Sementara itu, terkait dengan penetapan pasangan calon, akan dilakukan pada 22 September mendatang. “Saat ini status mereka masih bakal calon hingga nanti penetapan pada 22 September baru bisa disebut dia calon,” pungkasnya. (fia/kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…