Categories: BERITA UTAMA

Gercin Minta Masyarakat Bijak Menerima Isu Yang Beredar

JAYAPURA-Menanggapi video viral aksi penyiksaan yang dilakukan oleh Oknum TNI di Yahukimo, Dewan Pimpinan 22Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPN Gercin) meminta masyarakat tidak terpancing untuk melakukan hal hal yang merugikan pihak lain. Namun serahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Kami menolak adanya aksi aksi kekerasan di Papua karena itu tidak dibenarkan oleh hukum yang berlaku di NKRI,” tandas Ketua Umum Gercin Hendrik Yance Udam, Sabtu (30/3).

HYU sapaan ketum Gercin juga meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan isu yang beredar di media sosial. Terutama isu yang berbau provokatif. Sebab hal itu akan merusak persatuan dan kesatuan yang ada di Papua.

“Tanah Papua tidak boleh dirusak oleh oknum-oknum yang memanfaatkan isu-isu Papua untuk kepentingan pribadi, kelompok, bahkan kepentingan asing yang ingin mengelola Papua dalam konflik politik,” tandasnya.

HYU mengatakan, jika masyarakat tidak bijak merespon video penyiksaan tersebut, maka akan menciptakan konflik horizontal di Tanah Papua.

“Saya mengapresiasi sikap tegas Panglima Kodam XII Cenderawasih yang telah mengklarifikasi dan akan memproses hukum terhadap pelaku. Inilah sikap pemimpin milter yang sangat humanis dan diberkati Tuhan,” ujarnya.

Terlepas dari pada itu HYU menduga adanya pihak-pihak tertentu sedang memanfaatkan isu video penyiksaan tersebut untuk menciptakan konflik horizontal di Papua. Sehingga diapun memjnta agar masyarakat tidak terprovokasi. Sebab aparat penegak hukum telah mengambil langkah tegas atas video penyiksaan itu.

“Kami meminta kepada semua pihak untuk sepakat menjaga tanah Papua sebagai tanah damai dan menolak kelompok bersenjata yang selalu melakukan kekerasan,” pungkasnya. (rel/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

7 hours ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

11 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

12 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

13 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

14 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

15 hours ago