Categories: BERITA UTAMA

Setelah Sampah, Kini Masalah Keuangan

Samuel Siriwa ibarat hanya membersihkan piring kotor pejabat sebelumnya  yang kini pelan-pelan sedang dibenahi.  “Apa yang saya kerjakan saat ini saya bisa menempatkan dasar yang baik, maka tentu nanti ada dampaknya untuk pemimpin ke depannya, mudah mudahan masalah seperti ini tidak terjadi di hari berikutnya, dan kita akan coba selesaikan dengan baik supaya menjawab apa yang menjadi aspirasi aparat pemerintah kampung dan lainnya,”ucapnya.

Dijelaskan, masalah demi masalah di lingkungan Pemkab Jayapura apakah dialami para guru, aparat pemerintah kampung, kontraktor lokal semua muaranya ada di masalah keuangan, namun perlu di ketahui sejatinya pemerintah Kabupaten Jayapura juga tidak mau masalah ini terjadi sehingga dibutuhkan jalan keluar yang baik dan tepat dalam mengatasi masalah tersebut, karena kendala yang dihadapi Pemkab Jayapura saat ini adalah target PAD 2024 tidak bisa tercapai.

“Saya ingatkan kepada pimpinan perangkat daerah membuat kegiatan itu baik, tapi kita juga pikirkan anggarannya nanti dari mana, jangan sampai kegiatan selesai anggaran tidak ada dan akhirnya terjadi maslaah,”ucapnya.

Oleh karena itu,  pemerintah Kabupaten Jayapura tidak tinggal diam dalam masalah ini, tentu segala hal akan diupayakan jika memang belum bisa terbayarkan tentu Pemerintah mencari jalan solusi dianggarkan dalam APBD berikutnya apakah nanti dibayarkan melalui APBD Perubahan.

Diakui, pemerintah Kabupaten Jayapura tidak bisa membiayai berbagai tunjangan tambahan untuk ASN dikarenakan tahun 2024 target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura tidak bisa tercapai dengan baik dari target PAD Rp 150 miliar hanya tercapai 89 persennya dan penetapan PAD ini juga berdasarkan perencanaan bersama dan dilakukan kesepakatan untuk   pembiayaan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

“Ini menjadi evaluasi Pemkab Jayapura ke depannya agar masing masing OPD dalam menetapkan PAD supaya tidak berdampak pada masalah lainnya. Sementara itu, Ketua Asosiasi  Kepala Kampung se Kabupaten Jayapura yang juga Kepala Kampung Yaugapsa, Saul Kosay,  mengatakan, aksi demo damai ini mereka menuntut hak mereka menuntut  hak ( TPAPK ) Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintah Kampung yang belum terbayar di triwulan 4 walaupun ada yang sudah dibayarkan dari 139 kepala kampung.(dil/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Meski Hakim Terbatas, Namun Tangani Perkara Paling Banyak di Seluruh IndonesiaMeski Hakim Terbatas, Namun Tangani Perkara Paling Banyak di Seluruh Indonesia

Meski Hakim Terbatas, Namun Tangani Perkara Paling Banyak di Seluruh Indonesia

Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…

8 hours ago

Kejari Merauke Lelang Sejumlah Barang Rampasan Tindak PIdana Umum

Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…

8 hours ago

Wali Kota Pastikan Seluruh OPD Definitif Januari Ini

Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…

9 hours ago

Penumpang Lebih Banyak yang Berangkat daripada yang Turun di Merauke

Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…

9 hours ago

ASN Tidak Disiplin, Gaji dan TPP Ditahan

Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…

10 hours ago

Merauke Jadi Tuan Rumah Sidang Musyawarah Pekerja Lengkap PGI

Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…

10 hours ago