Jelasnya, tahapan masa tenang dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) serta penghitungan suara adalah momen krusial dalam proses demokrasi. Sehingga sebagai Pengawas, sudah pasti memiliki tanggung yang jawab besar untuk menghindari pelanggaran.
Lebih lanjut, Hardin menyebutkan sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas dan kualitas pemilihan, Bawaslu dituntut untuk selalu siap siaga, bekerja secara profesional, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
“Tugas kita tidaklah mudah, namun dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat, saya yakin kita mampu mengatasi segala tantangan yang ada”, terangnya.
Pada kesempatan itu Ketua Bawaslu Papua sampaikan tiga (3) hal penting yang menjadi perhatikan bersama yaitu Netralitas, Integritas dan Koordinasi. Hardin ingatkan Bawaslu tetap menjaga netralitas dalam menjalankan tugas. Jangan sampai terpengaruh oleh kepentingan politik atau golongan tertentu.
Selain itu Banwaslu diharapkan, jaga integritas dan profesionalisme dalam setiap tindakan. Hindari tindakan yang dapat merugikan lembaga dan mencederai kepercayaan masyarakat.
Dan penting untuk Bawaslu terus menjalin koordinasi yang baik dengan seluruh steakehoilder terkait, baik pemerintah, partai politik, maupun masyarakat.
Tak lupa Ketua Bawaslu mengajak semua pihak mari jadikan PSU ini sebagai ajang untuk memperkuat demokrasi dan mewujudkan Papua yang lebih maju dan sejahtera. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…