Sementara itu, Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, mengapresiasi Festival Colo Sagu sebagai langkah konkret dalam pelestarian pangan lokal. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan mendorong pengembangan lahan sagu agar bisa memberi manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Papua.
“Ke depan, kami akan mengajak kaum milenial dan konten kreator untuk terlibat aktif dalam mempromosikan sagu. Harapannya, sagu tidak hanya dikenal sebagai makanan tradisional, tetapi juga menjadi komoditas ekonomi yang bisa bersaing di pasar lokal maupun global,” ungkapnya.
Ramses juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan dan pengolahan sagu agar memiliki kualitas dan kuantitas yang mampu bersaing dengan produk pangan lainnya di pasaran. “Dengan pengelolaan yang baik, sagu bisa diminati tidak hanya oleh masyarakat Papua, tapi juga secara nasional bahkan internasional,” tutupnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…