

Kapolsek Muaratami, AKP Zakaruddin saat menyapa sekaligus sosialisasi dengan masyarakat di kampung Skouw, Kamis (25/9). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Kapolsek Muaratami, AKP Zakaruddin menegaskan bahwa peredaran ganja di wilayah perbatasan masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama.
Hal ini disampaikannya terkait kondisi geografis Distrik Muaratami yang berada tepat di ujung perbatasan dengan Papua Nugini (PNG), sehingga rawan menjadi jalur masuk barang haram tersebut.
“Tidak bisa kita pungkiri, peredaran ganja di wilayah ini memang masih ada. Letak geografis yang berbatasan langsung dengan PNG menjadi salah satu faktor kerawanan,” ujar AKP Zakaruddin saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di sela Turkam wali kota di Kampung Koya Tengah, Kamis (25/9).
Ia menekankan, upaya mencegah masuknya narkotika, khususnya ganja, tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat kepolisian. Menurutnya, peran serta masyarakat, terutama orang tua dalam mengawasi anak-anak dan lingkungan sekitar, dinilai sangat penting.
“Untuk mencegah agar barang haram ini tidak diterima oleh masyarakat Kota Jayapura, khususnya di wilayah Muaratami, kita butuh dukungan dari semua pihak,” ungkapnya.
“Orang tua harus lebih dekat dengan anak-anak, memberikan perhatian, dan mengawasi pergaulan mereka,” tambahnya.
Page: 1 2
Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto, menyatakan bahwa sidang kode etik menghadirkan 14 saksi, termasuk saksi…
Prigi menyebut sekitar 20 persen sampah yang dihasilkan masyarakat Indonesia berupa plastik. Dari total sekitar…
Sejak Januari 2024, Wantari bekerja sebagai tenaga keamanan di lingkungan kampus. Disela tugas menjaga ketertiban,…
Di bulan suci Ramadhan, umat Islam tidak sekadar menjalankan kewajiban agama, tapi juga ditempa untuk…
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengungkapkan, hingga kini pesawat yang ditembak…
Menurut Kajari, esensi dari undang-undang tindak pidana korupsi adalah pemulihan keuangan negara. Sehingga siapa saja…