“Kami sudah menyurat ke Kapolres, agar para binaan kami ini dibantu, yaitu diajukan ke Bupati Jayapura, agar ada Perda yang dibuat untuk mewajibkan setiap perbankan, pertokoan atau perusahaan lainnya wajib menggunakan ukiran kulit kayu asli dari Asei Besar, untuk dijadikan pajangan, sebagai bentuk turut mewariskan budaya yang ada di Kabupaten Jayapura, khususnya di Sentani,” terangnya.
Sementara, Arianti salah seorang perajin Kulit Kayu dari Kampung Asei Besar menjelaskan, pihaknya sangat berterimakasih kasih atas upaya Polsek Sentani Timur yang telah mengikutsertakan para perajin kulit kayu Kampung Asei Besar, mengikuti pameran UMKM.
“Dengan pameran ini, secara otomatis membantu kami untuk mempromosikan hasil kerajinan yang telah kami kerjakan selama ini,” katanya. Diakuinya, untuk produksi setiap hari pasti dilakukan, tetapi untuk penjualan atau pasaran, dirinya dan kelompok lainnya sangat kesulitan.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini sangat membantu, kami harapkan kedepannya terus dilakukan event-event seperti ini, untuk membantu kami dalam hal pemasaran produk,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…
Disela-sela presentasi, Wamendagri Ribka menyebut data yang dipresentasikan dari masing-masing Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil…
Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo Paul Yare dan didampingi Sekretaris Dinas…
lub Persipura Jayapura merupakan salah satu tim yang memiliki prestasi cukup mentereng pada kompetisi sepakbola…