

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Satria Bimantara, S.IK (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Program pemberantasan premanisme yang menjadi atensi Kapolri, kini telah dilakukan oleh Polres Jayawijaya dan tindak lanjuti secara maksimal dengan mengedepankan patroli gabungan dengan sasaran orang mabuk, pembuat dan penjual miras, sehingga menciptakan situasi yang aman dan terendali.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Satria Bimantara, S.IK menyatakan premanisme kalau dijabarkan bisa banyak artinya, namun arti yang sederhana menyusahkan dan meresahkan masyarakat, khususnya di Jayawijaya kalau bisa dikatakan tak ada premanisme. sebab aksi premanisme ini terjadi ketikan warga dalam keadaan dipengaruhi miras saja.
“Jadi kebanyakan premanisme yang ada di Jayawijaya berawal dari warga yang mabuk dan paling banyak menimbulkan konflik, sehingga patroli diaktifkan untuk program tersebut dilakukan,”ungkapnya kamis (22/5) di Wamena.
Menurutnya, saat ini Wamena menjadi Ibukota Provinsi Papua Pegunungan, otomatis semua masalah yang ada di kabupaten sedikit banyak ada yang dibawa ke Provinsi, oleh karena itu pihaknya dari polres Jayawijaya tak hanya mengawal pemerintah kabupaten saja tapi juga pemerintah provinsi.
“Kita mengaktifkan patroli agar berusaha mencegah sedini mungkin konflik yang dapat berkembang menjadi luas lagi khususnya di ibukota Provinsi Papua Pegunungan yang menjadi pusat pemerintahan,”jelasnya
Page: 1 2
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…