Dikatakan, fokus yang dilakukan polres Jayawijaya semuanya untuk kantibmas, sehingga komitmen awal bertugas di Jayawijaya adalah pemberantasan miras, yang mana tak hanya mengandalkan patroli tapi juga melakukan razia -razia yang sifatnya tertutup, sehingga tak ada ruang gerak bagi para pelaku yang masih memproduksi dan menjual miras oplosan dan pabrikan.
“Untuk Miras ini komitmen kita dari awal, karena dari analisa yang kami lakukan, konflik yang terjadi di Wamena selama ini akibat dari miras, sehingga dalam program pemberantasan premanisme ini sasaran kita juga warga yang mabuk dan berkeliaran,”kata Bimantara.
Ia juga menambahkan jika, pengertian premanisme di wilayah Jayawijaya dengan daerah lain itu sangat berbeda, di wilayah ini aksi premanisme ini muncul ketikan warga mengkonsumsi miras, tapi kalau tidak dalam keadaan sadar itu tak ada, ini berbeda dengan pengertian preman di daerah lain yang menguasai satu wilayah tertentu dan meresahkan warga di sekitarnya.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…