

Zaka Talpatty (foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Butuh waktu 9 bulan pada proses pengadilan untuk mendapatkan putusan terkait matinya ratusan bibit babi yang dikirim lewat maskapai penerbangan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jayapura Klas IA yang terdiri dari Zaka Talpatty, S.H., M.H sebagai Ketua Majelis, dibantu oleh Ronald Lauterboom, S.H, M.H sebagai Anggota 1 dan Koreneles Waroy, S.H sebagai Anggota 2, serta Rolita Sirait, S.H., M.H sebagai Panitera Pengganti akhirnya mengabulkan gugatan perbuatan wanprestasi.
Ini terkait perkara nomor 179/Pdt.G/2024/PN Jap antara Steven Sanjaya selaku Penggugat melawan PT Asia Cargo Airlines sebagai Tergugat I, PT Tri-M-G Intra Asia Airlines sebagai Tergugat II dan Andi Raharto, SP sebagai Tergugat III dalam sidang dengan agenda putusan melalui E Litigasi Pengadilan Negeri jayapura Klas IA pada hari Rabu, tanggal 21 Mei 2025.
Amar putusan dari perkara perdata nomor 179 yakni menolak eksepsi kuasa hukum tergugat II untuk seluruhnya. Kemudian dalam pokok perkara mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian. Selanjutnya menyatakan tergugat I dan tergugat II terbukti melakukan perbuatan wanprestasi.
“Kami bersyukur karena butuh waktu 9 bulan untuk menunggu keputusan ini,” kata kuasa hukum penggugat, Yulianto SH.,MH dalam rilisnya, Kamis (22/5). Amar putusan lain berbunyi menghukum tergugat I dan tergugat II untuk membayar kerugian-kerugian secara tanggung renteng sebesar Rp. 2.246.068.500,00.
Menghukum tergugat I dan tergugat II untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 975.000. Yulianto menjelaskan bahwa sidang terkait matinya hampir 1000 bibit babi ini bergulir sejak 21 Agustus 2024 hingga diputus tanggal 21 Mei 2025.
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…