

Anggota Polres Sarmi saat melakukan kegiatan patroli dialogis, Selasa (17/6).
SARMI-Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap keamanan lingkungan, Satuan Samapta Polres Sarmi terus menggencarkan kegiatan patroli dialogis. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah Sarmi Kota, seperti Gudang KPU, Bank Mandiri, dan kawasan pemukiman warga.
Personel kepolisian aktif mengajak masyarakat berdialog, sekaligus memberikan pemahaman terkait pentingnya peran serta warga dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Kapolres Sarmi, AKBP Ruben Palayukan, melalui KBO Sat Samapta, Ipda Mulyadi, menegaskan bahwa patroli dialogis dan edukasi masyarakat akan terus dilakukan secara berkala.
“Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tapi juga pada upaya pencegahan. Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar Ipda Mulyadi.
Dengan adanya kegiatan ini, Polres Sarmi berharap masyarakat semakin memahami bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Melalui komunikasi yang baik dan pemanfaatan fasilitas layanan kepolisian secara bijak, tercipta rasa aman dan kepercayaan yang lebih kuat antara warga dan aparat penegak hukum.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…