

Salah satu anggota Biddokkes Polda Papua ketika mengecek kondisi seorang anak yang tinggal di camp pengungsian di Abepura, Senin (10/1) (FOTO: Humas Polda Papua)
JAYAPURA – Pasca banjir bandang disertai longsor pada 7 Januari lalu, perlahan kondisi masyarakat terdampak mulai tak stabil. Kondisi kesehatan juga mulai muncul keluhan. Melihat ini Biddokkes Polda Papua langsung diturunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara grátis kepada warga korban banjir.
Kegiatan pelayanan Kesehatan tersebut dipimpin Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol dr. Nariyana bersama Tim Kesehatan Biddokkes Polda Papua.
Kabid Dokkes Polda Papua dalam kesempatannya mengatakan, Pelayanan Kesehatan pasca banjir ini dilakukan di Kampung Organda Kelurahan Hedam, Kecamatan Heram dan di Gor Trikora Abepura. Pada pelaksanaan pelayanan kesehatan ini tim dari Biddokkes Polda Papua memerikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, demam serta pemberian obat-obatan dan vitamin.
Kemudian dari warga yang dikunjungi didapati sejumlah warga keluhkan kesehatan diantaranya ada yang mengalami demam dan batuk pilek sehingga tim kesehatan memberikan obat demam dan juga flu.
“Sudah ada beberapa keluhan tapi untungnya masih ringan – ringan,” beber dr Nariyana, Senin (10/1).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH menerangkan bahwa kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Polri, demi membantu dan mempermudah warga korban banjir yang membutuhkan pemeriksaan kondisi kesehatan maupun pengobatan.
Selain memberikan pelayanan kesehatan, Polda Papua juga mengerahkan personel Brimob dan Polairud untuk membantu mengevakuasi korban dan membersihkan sisa sisa material longsor yang menutupi jalan.
“Ada banyak anggota dari berbagai sector yang kami turunkan untuk menangani korban terdampak pasca musibah kemarin,” pungkasnya. (ade/gin)
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…