Categories: PATROLI

Dibekali Rantis Telehandler, Samapta Polresta Makin All Out

JAYAPURA – Sat Samapta Polresta Jayapura Kota kini semakin keren setelah dibekali sebuah alat rantis, Telehandler. Alat berat mirip bulldozer ini  nantinya akan diturunkan jika sewaktu – waktu di Kota Jayapura terjadi aksi demo yang menurunkan massa dalam jumlah besar termasuk jika terjadi musibah bencana alam seperti longsor.

  Di bagian depan alat ini bisa menjadi tameng, namun bisa juga difungsikan sebagai bulldozer. Alat ini bisa digunakan untuk menyingkirkan material dan membuka akses jalan yang ditutupi material. Dan untuk memahami betul tipikal alat tersebut, sore kemarin anggota Sat Samapta menggelar pelatihan keterampilan penggunaan alat tersebut.

   Alat yang secara mesin biasa disebut Riot Control Unit (RCU) ini baru didatangkan pada September lalu dari Korps Sabhara Polri. Kasat Samapta Polresta Jayapura Kota AKP Septinus Osleky menjelaskan bahwa alat tersebut berfungsi sebagai barikade atau tameng penghalau massa saat penanganan unjuk rasa (RCU Riot Control Unit) dan rantis multiguna.

   Kendaraan ini juga bisa dipergunakan sebagai penyekat atau pendorong penghalau massa.

“Di sisi lain, disaat terjadi bencana dibutuhkan sebagai kendaraan yang berfungsi sebagai tugas kemanusiaan dalam penanggulangan bencana, seperti pembersihan pohon tumbang, pengerukan lumpur akibat banjir, pembersihan tanah longsor atau bisa evakuasi saat banjir karena didukung dengan kendaraan ban besar,” ujar Kasat Samapta.

   Lanjut AKP Osleky, latihan ini juga dikandung maksud agar seluruh personel Sat Samapta Polresta Jayapura Kota pada saat menggunakan kendaraan tersebut tidak bingung dalam penggunaannya.

  “Ini memang kendaraan multi fungsi, dimana dalam satu kendaraan ini kami bisa mendapatkan beberapa fungsi seperti tameng pada saat aksi unjuk rasa, dan juga memiliki bucket yang berguna untuk penanggulangan bencana alam, serta beberapa fungsi lainnya,” Jelas AKP Osleky.

“Jadi sekarang dilatih dulu, sehingga ketika mau diturunkan anggota sudah tidak bingung – bingung,” tutupnya. (ade/tri)

Juna Cepos

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

9 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

10 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

11 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

12 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

13 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

17 hours ago