

Traffic light di persimpangan Jalan Masuk Otonom yang sempat padam, kini sudah kembali berfungsi seperti semula. (FOTO:Agung/Cepos)
JAYAPURA-Sejak Senin (2/10) lalu, traffic light (lampu lalu lintas) di persimpangan masuk Kantor Otonom Kotaraja, tidak berfungsi. Hal ini menyebabkan arus lalu lintas menjadi terganggu, dan berpotensi terjadi kemacetan atau kecelakaan.
Bahkan dari pantauan Cendrawasih Pos, Selasa (3/10) kemarin arus lalu lintas tampak semrawut. Bahkan beberapa kendaraan roda dua hampir bertabrakan, lantaran dari berbagai sisi tidak sabar untuk menahan diri.
Kapolsek Abepura, AKP Soeparmanto menyampaikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait, guna untuk dilakukan perbaikan. “Kami akan segera hubungi pihak Dishub, sehingga mereka dapat segera memperbaiki lampu tersebut,” kata Kapolsek Abepura, kepada Cendrawasih Pos, Selasa (3/10).
Sebab, lanjut Kapolsek, kapasitas arus lalu lintas di Kota Jayapura saat ini semakin meningkat, untuk itu perlu adanya rambu rambu lalulintas, terutama traffic light. “Kalau tidak segera diperbaiki, nanti banyak yang tertabrak,” bebernya.
Dengan kondisi itu, pihak Polsek Abepura akan membantu mengurai kemacetan, terutama pada jam jam tertentu. Sebab dengan tidak berfungsinya traffic light, tersebut tentu akan menimbulkan kemacetan parah.
“Memang setiap pagi di jam masyarakat beraktifitas, kami selalu menjaga di setiap persimpangan, tujuannya untuk mengurai kemacetan,” ujarnya.
Apalagi lanjutnya di setiap persimpangan seperti itu, sangat perlu adanya lampu rambu-rambu, untuk mengatur arus lalu lintas. “Penting adanya traffic light, apalagi di persimpangan otonom, arus lalulintasnya cukup tinggi,” ungkap Kapolsek.
Diapun mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, dengan tidak saling mendahului.
“Tidak boleh saling mendahului, harus hati hati, karena di traffic light seperti itu, rentan terjadi kecelakaan,” ujarnya. (rel/tri)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…