

Kepala bidang dan penasehat di Kementerian Agama Provinsi Papua saat mengklarifikasi terkait beredarnya berita hoax di akun Facebook, di Aula Sasana Krida Kanwil Kemenag Papua, Senin (4/11). (FOTO: Jimi/cepos)
JAYAPURA – Masyarakat diminta untuk waspada terkait dengan modus penipuan bantuan dana yang di salah satu akun facebook yang menggunakan logo Kementerian Agama. Akun facebook ini menyebutkan “Bantuan dana pembangunan sejumlah sekolah dan gereja di Papua” dengan mengatasnamakan Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Papua dan beredar sejak Sabtu (2/11) malam.
Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, Pdt Klemens Taran, S.Ag., melalui semua kepala bidangnya di Kemenag provinsi Papua mengklarifikasi terkait beredarnya iklan yang menawarkan bantuan dana pembangunan untuk sekolah dan gereja tersebut di Papua tersebut.
Kabid Bimas Kristen, Pdt. Tonny Denny Sahertian, menegaskan bahwa informasi yang beredar dalam akun Facebook dengan nama Bantuan Dana Pembangunan itu merupakan berita hoax atau bohong. Akun Facebook tersebut juga membohongi masyarakat dengan imbauan untuk pengajuan proposal yang ditunjukan ke Kanwil Kemenga Papua.
“Jadi saya tegaskan bahwa akun yang mengunakan logo Kementerian Agama dan disebutkan disitu adanya dana bantuan gereja dan sekolah adalah Hoax,” tegas Pdt. Tonny dalam Press Conference di Aula Sasana Krida Kanwil Kemenag Papua, Senin (4/11).
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…
Berdasarkan hasil monitoring, wilayah Zona Musim (ZOM) seperti Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi saat ini…