

Frans Rumsarwir (FOTO:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Menjelang pemilu serentak pada 14 Februari mendatang sejumlah persiapan sudah mulai dilakukan oleh penyelenggara pemilu, dalam hal ini KPU Provinsi Papua dan KPU tingkat kota dan kabupaten. Persiapan yang paling utama terkait dengan kesiapan distribusi logistik pemilu di daerah-daerah yang tersulit atau terjauh dari pusat kota.
Karena itu, Badan Pengawas Pemilu Kota Jayapura berharap kepada pihak KPU agar pendistribusian logistik Pemilu ini harus mengutamakan daerah-daerah yang jauh dari pusat Kota.
“Bawaslu Kota Jayapura, berharap agar dalam pendistribusian logistik pemilu mengutamakan daerah yang jauh seperti di Distrik Muara Tami dan distrik yang jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) banyak salah satunya Abepura,” Kata ketua Bawaslu Kota Jayapura, Frans Rumsarwir di Jayapura, Kamis (25/1).
Menurutnya, hal ini penting dilakukan untuk menghindari keterlambatan penggeseran logistik pemilu. Ini tidak terlepas dari pengalaman Pemilu 2019 lalu ada beberapa kelengkapan logistik pemilu yang terlambat sampai ke tempat tujuan, sehingga ini juga berpengaruh terhadap proses dan tahapan Pemilu yang dilakukan.
“Ini menjadi perhatian karena pada 2019 logistik pemilu terlambat ke lokasi pemungutan suara,”ungkapnya.
Page: 1 2
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…
Kondisi tersebut semakin kompleks di daerah, termasuk Papua, di mana media lokal dan jurnalis masih…