

Yohannes Fajar Irianto Kambon (foto:KPU for Cepos)
JAYAPURA – Menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua memastikan segera menggelar rapat pleno penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih.
Penetapan gubernur Papua tersebut oleh KPU dijadwalkan akan digelar hari ini (Sabtu, 20 September 2025) sekira pukul 15.00 WIT di Kantor KPU Papua, Jln Raya Pantai Holtekamp. Penetapan ini dilakukan setelah MK memutuskan Matius D Fakhri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) menolak gugatan pasangan Benhur Tomi Mano-Constan Karma dalam perkara Nomor 328/PHPU.GUB-XXIII/2025.
Demikian disampaikan Kadiv Hukum KPU Papua, Yohannes Fajar Irianto Kambon kepada Cenderawasih Pos via telepon, pada Jumat (19/9). Fajar menyebut penetapan tersebut dilakukan KPU merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Adapun beberapa hal yang telah disiapkan KPU Papua dalam mempersiapkan pelaksanaan penetapan Matius D Fakhiri dan Aryoko Rumaropen menjadi Gubernur Papua yakni salah satu diantaranya persiapan dokumen administrasi terkait dengan penetapan Paslon terpilih dan sebagainya.
“Itu merupakan salah satu bagian dari tahapan pilkada, sehingga kamipun sudah mempersiapkan segala hal yang berkenan hal tersebut. Diantaranya adalah berbagai dokumen administrasi terkait dengan penetapan pasangan calon terpilih dan lainnya,” jelas Fajar.
Page: 1 2
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…
Penyerahan tersangka bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri Merauke untuk proses selanjutnya, setelah berita acara…
Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut…
Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…