

Salah satu warga Kota Jayapura saat menyalurkan hak suaranya pada Pilkada Serentak 27 November 2024 lalu. KPU menilai partisipasi pemilih cukup tinggi mencapai 71 persen.(foto:Dok/Cepos)
JAYAPURA – Ketua KPU Papua Steve Dumbon mengatakan, tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Serentak Papua Tahun 2024 mencapai 71 persen dari jumlah pemilih sebanyak 750.959 orang.
“Memang benar, jumlah partisipan saat pilkada di Papua mencapai 71 persen dengan suara sah mencapai 532.747 suara,” kata Steve Dumbon kepada ANTARA di Jayapura, Selasa (17/12).
Pilkada Papua diikuti dua pasangan calon yakni Benhur Tomi Mano-Yeremias Bisai dan pasangan calon Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen dengan suara sah tercatat 532.747 suara dan tidak sah 13.132 suara.
KPU Papua dalam rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara yang berakhir Sabtu (14/12) menetapkan pasangan nomor urut 1 yakni Benhur Tomi Mano-Yeremias Bisai mendapat suara terbanyak yaitu 269.970 suara, sedangkan pasangan nomor urut 2 Matias Fakhiri-Aryoko Rumaropen memperoleh 262.777 suara.
KPU Papua sesuai ketentuan memberikan waktu tiga hari untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur apakah menerima hasil tersebut atau mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Pemberitahuan terkait terima atau gugat ke MK paling lama diterima KPU Papua, Rabu (18/12) atau tiga hari setelah penetapan hasil rapat pleno yang berakhir Sabtu (14/12),” kata Ketua KPU Papua Steve Dumbon. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…