

Petugas KPU Kabupaten Jayapura saat melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di lapangan apel Gunung Merah Sentani, (29/10/2024). Foto: Priyadi/Cepos
SENTANI -Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura, Efra J. Tunya mengungkapkan, ada 4 distrik di Kabupaten Jayapura, yang menjadi prioritas pendistribusian logistik Pilkada Kabupaten Jayapura 2024. Karena wilayah jarak tempuhnya yang jauh dan medannya yang sulit harus melewati sungai, danau dan laut.
“Kita sudah petakan daerah yang tersulit atau terluar di Kabupaten Jayapura. Dari 19 Distrik ada 4 Distrik yaitu Distrik Kaureh, Distrik Airu, Distrik Ravenirara dan Distrik Unurum Guay yang sulit dilalui kendaraan roda 4 saat distribusi logistik,”ungkap Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Efran J. Tunya, Kamis (14/11/2024)lalu.
Diakui, oleh karena itu, 4 distrik tersebut menjadi perhatian serius KPU Kabupaten Jayapura yang mana dalam pendistribusian logistik Pilkada akan dilakukan dalam waktu dekat ini mengingat saat ini juga cuaca tidak menentu, apalagi jika lewat laut takutnya ada gelombang air laut yang tinggi dan jalan yang rusak kalau musim penghujan.
Sehingga untuk 4 distrik terluar dan terjauh di Kabupaten Jayapura menjadi prioritas KPU Kabupaten Jayapura dalam pendistribusian logistik Pilkada Kabupaten Jayapura.
Sementara itu, jumlah TPS dalam Pilkada Kabupaten Jayapura 2024 sebanyak 328 TPS, di 139 kampung dan 5 kelurahan Kabupaten Jayapura pada Pilkada Kabupaten Jayapura 2024, dengan jumlah DPT sebanyak 131.936 pemilih atau menurun dibandingkan Pemilu 14 Februari 2024. (dil)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…