

Dua karyawan dari salah satu produksi UMKM di Kota Jayapura ketika mempersiapkan produk untuk dipasarkan belum lama ini. Dari kenaikan PPN yang direncanakan tembus 12 persen diyakini akan berdampak pada daya beli masyarakat. (foto:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah kembali berencana anak menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen ke 12 persen. Kenaikan ini akan diberlakukan pada Januari 2025. Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Caroline menjelaskan bahwa kenaikan Pajak PPN dari 11 persen ke 12 persen, tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
“Dampak kenaikan pajak PPN ini pasti akan dirasakan masyarakat, dan juga sektor usaha, namun kami belum dapat memastikan berapa besar dampaknya, ” Kata Adriana kepada Cenderawasih Pos, Jumat (15/11) kemarin.
Diakuinya, BPS baru bisa memastikan perubahan dampak kenaikan PPN ketika peraturan tersebut sudah dijalankan, akan tetapi Adriana menjelaskan bahwa kenaikan tarif PPN pasti berdampak bagi masyarakat.
Sementara itu, terkait dengan kenaikan PPN terhadap daya beli masyarakat, Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Papua,Harris Manuputty menjelaskan bahwa dampak terbesar dari kenaikan ini adalah daya beli masyarakat.
Lanjutnya, naiknya PPN menjadi 12 persen ini secara otomatis akan diberlakukan yang mana dampaknya akan terlihat pada naiknya sejumlah harga, seperti, harga barang, harga transportasi, biaya operasional dan lainnya.
“Yang akan kami rasakan adalah, turunnya daya beli masyarakat, dimana konsumen akan belanja lebih selektif, karena semua harga barang pasti naik, ” jelas Harris.
Menurutnya, untuk pemasukan perusahaan pasti meningkat karena ada kenaikan pajak 12 persen tersebut. “Khusus untuk pengusaha ritel sudah pasti semua jenis barang akan mengalami kenaikan yang signifikan, dikarenakan kenaikan PPN tersebut,” tambahnya.
“Tetapi bagi konsumen, masyarakat akan lebih selektif dalam berbelanja, masyarakat akan semakin bijak saat berbelanja, yang artinya daya beli masyarakat turun,” tutup Harris. (ana/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemain senior Persipura Jayapura, Yustinus Pae, mulai memberikan sinyal untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak…
Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…
Status bebas PMK ini menjadi modal penting bagi stabilitas pangan dan keamanan ibadah kurban di…
Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat…
"Kami berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya jemaah Papua, agar mampu mengatur ritme aktivitas selama di…
Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro menyerahkan Dana Desa atau Dana Kampung Tahap I Tahun Anggaran…