

Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua ketika melakukan peninjaun ujina akhir semester di SMA YPK Sentani, Rabu (27/3) ( FOTO: DPPAD For Cepos)
JAYAPURA – Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait ST. M.Si menjelaskan ditengah pandemic Covid-19 pihaknya akan melakukan evaluasi terkait sistem pebelajaran disekolah yang melalui daring maupun luring.
Sistem pembelajaran daring merupakan ppembelajaran dalam sistem online atau dalam jaringan, sementara luring merupakan pembelajaran yang memerlukan tatap muka dan membutuhkan koneksi internat yang memadahi saat belajar dari rumah.
“Kami akan melakukan evaluasi dan akan saya umumkan hasil evaluasi ini setelah kami menerima DPA, dimana ada 4 hal besar yang akan kami umumkan yaitu mutu dunia pendidikan selama pandemi, proses pembelajaran yang kita lakukan selama pandemi, baik melalui sistem daring dan luring,” katanya kepada Cenderawasih Pos, belum lama ini.
Selain itu, pembahasan ketiga adalah angka putus sekolah yang disebabkan oleh dua hal yaitu karena orang tua tidak mampu dalam membiayai pola pembelajaran pada saat Covid 19 dan putus sekolah karena konflik-konflik sosial.
“Yang terakhir adalah tingkat keberhasilan sekolah dalam meluluskan siswa-siswi pada saat pandemi oCvid19, baik itu dari tingkat SD, SMP dan SMA, selain itu akan ada tambah yaitu kinerja guru,” terangnya.(ana/gin)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…