Categories: PAPUA TENGAH

Gubernur Diusulkan Mendapatkan Gelar Doktor Honoris Causa

JAYAPURA – Universitas Cendrawasih berencana mengusulkan Gubernur Papua, Lukas Enembe mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa. Pengusulan gelar ini didasari deretan prestasi yang berhasil ditorehkan Lukas.

Terkait dengan pengusulan tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku penghargaan tersebut cukup baik untuk dirinya dan keluarga atas apa yang dilakukan.

“Pemerintahan saya jaga betul, supaya orang pusat jangan seenaknya mengatur orang Papua,”Tegas Gubernur saat berkunjung ke Uncen dalam agenda ramah tamah dengan Rektor dan Pimpinan Universitas Cenderawasih, Senin (13/6).

Gubernur juga menyampaikan terima kasih untuk Universitas Cenderawasih atas penghargaan yang menurut Gubernur itu benar benar bermanfaat untuk dirinya dan keluarga. Sehingga apa yang kita buat untuk negara ini semuanya baik.

“Yang baik harus kita apresiasi dan yang tidak baik kita harus koreksi untuk perbaikan,” kata Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bahwa masa jabatannya akan berakhir, sehingga dirinya harus turun dengan cara yang baik.

Sementara itu, Diretkur Program Pasca Sarjana Uncen, Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, MS secara pribadi mengaku sudah mengamati Gubernur Lukas Enembe sejak tahun 2007 hingga saat ini.

“Uniknya seorang Gubernur, sejak memimpin Puncak Jaya hingga Papua ada banyak prestasi yang bisa ditelaah secara akademik maupun jasa sosial kemasyarakatan dan pembangunan. Contoh terakhir yaitu hadirnya PON XX di Papua, belum lagi prestasi lainnya seperti

di bidang sosial kemasyarakatan yang membuat kami terobsesi memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada Gubernur Papua,” terangnya.

Dikatakannya, hal ini baru rencana pengusulan dan jika prosesnya lancar serta memenuhi persyaratan, maka pihaknya akan menlanjutkan hingga Gubernur Lukas Enembe bisa menyampaikan orasi ilmiah secara akademik.

“Langkah pertama kami lakukan adalah berkoordinasi secara kelembagaan mulai dari program doktornya, dan koordinasi dengan FISIP Uncen agar mereka bersepakat untuk diusulkan melalui Rektor lalu dipertimbangkan oleh Senat. Apabila disetujui akan diteruskan ke Menteri,” pungkasnya. (fia/gin)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

2 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

10 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

11 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

13 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

14 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

15 hours ago