Categories: METROPOLIS

Ingatkan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar

JAYAPURA-. Dinas Pendidikan Provinsi Papua mengingatkan setiap Kepala Sekolah dan guru mendidik siswa siswi untuk tidak melakukan hal-hal negatif, seperti narkoba, Miras dan merokok. Hal ini disampaikan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, terutama jenis ganja di kalangan pelajar SMA/SMK yang banyak ditemukan di Kota Jayapura.

  “Narkoba, Miras dan merokok itu dilarang keras bagi kaum pelajar,” tegas Desman Kogoya, S.Sos, M.Si selaku Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Perpustakaan Arsip Daerah Provinsi Papua, Selasa (14/6).

  Yang paling penting kata Desman, setiap orang tua dari siswa siswi bisa mendidik anak anak mereka. Sebab itu yang menjadi prioritas utama. “Setiap saat dimana mereka (siswa/siswi-red) berada, orang tua punya  tanggung jawab penuh untuk mendidik anak-anak mereka. Sebab waktu anak di sekolah sejak pukul 7;30 WIT hingga pukul 14;00 WIT. Selebihnya anak tersebut kembali ke lingkungannya,” terang Desman.

  Desman menegaskan, hal-hal negatif tidak boleh dilakukan di lingkungan sekolah. Namun, ada juga sebagian siswa yang melakukannya. Sehingga itu melangkahi aturan norma agama maupun norma disiplin dalam dunia Pendidikan.

  “Secara data yang detail, kami belum ada laporan dari setiap sekolah terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, belum pernah ada laporan bahwa siswa tersebut dalam kondisi narkoba,” kata Desman.

  Desman mengimbau setiap Kepala Sekolah untuk memberi pengarahan kepada setiap wali kelas atau guru harus mengontrol siswanya.“Jika ada siswa yang melakukan hal hal yang melenceng dari aturan sistim Pendidikan, masing masing wali kelas harus memannggil anak anak tersebut lalu memberi nasihat dan motivasi kepada peserta didik tersebut,” terangnya.

  Lanjutnya, jika ada anak anak yang tidak masuk kelas atau ada peserta didik yang tidak mengerjakan tugas, setiap wali kelas dari sekolah tersebut punya tanggung jawab untuk mengecek kondisi anak tersebut. Dengan mendatangi rumah si anak tersebut. “Cari tahu kenapa si anak tidak masuk kelas atau tidak mengerjakan tugas,” pungkasnya. (fia/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

8 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

9 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

10 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

11 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

12 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

13 hours ago