Bahkan, setelah laga tadi malam, Bima meminta semua pelatih dan pemainnya untuk lembur. ’’Kami tidak tidur. Kami langsung melakukan analisis gaya bermain Maroko,’’ tegas Bima. Dia yakin tekanan besar bakal dirasakan Maroko.
’’Karena kami sempat dianggap underdog. Tapi, kami yakin Indonesia U-17 bisa lebih baik lagi,’’ tambahnya.
Sebaliknya, pelatih Panama U-17 Mike Stump kesal dengan hasil imbang tadi malam. Apalagi, timnya sempat unggul lebih dulu. Dia punya alasan kenapa sampai Indonesia U-17 mampu menyamakan skor.
’’Karena bek dan winger kami cedera. Penggantinya bermain tidak cukup bagus. Bahkan, bek kanan kami terkena kartu kuning. Semua tidak berjalan baik,’’ keluh Mike.
Yang membuatnya makin kesal, Panama U-17 kini berada di dasar klasemen grup A. Meski begitu, Mike masih melihat ada peluang untuk lolos ke babak selanjutnya. Setelah ini, mereka bakal melawan Ekuador U-17 di Stadion Manahan, Solo (16/11).
’’Saat ini kami fokus ke pemulihan kondisi pemain. Kemudian kami akan melakukan hitung-hitungan peluang untuk lolos,’’ pungkasnya. (gus/c17/bas)
Page: 1 2
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…