

JAYAPURA- Dengan kebijakan relaksasi kontekstual Papua, dibuka kembalinya akses penerbangan dan pelayaran, maka Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., MM., menyebutkan bahwa khusus penerbangan, yang diutamakan adalah masyarakat dengan KTP luar Papua.
“Yang diutamakan yaitu mereka dengan KTP luar Papua. Artinya, mungkin waktu itu mereka sedang kerja di Papua, tapi kemudian ada situasi Covid-19, sehingga tidak dapat kembali bertemu keluarganya di daerah asal. Mereka ini yang diutamakan,” ujar Klemen Tinal, SE., MM., Senin (8/6) lalu.
Sambung Wagub Tinal, sama halnya bagi penumpang masuk ke Papua adalah mereka yang memiliki KTP Papua, yang karena situasi Covid-19 di Indonesia, sehingga tidak sempat kembali ke Papua.
“Pembukaan akses penerbangan ini tetap dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang berlaku. Sementara untuk maskapai penerbangan komersil, dari 5 maskapai, ada 2 maskapai yang siap, yakni Garuda Indonesia dan Batik Air,” tambahnya. (gr/ary)
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…