Categories: PAPUA TENGAH

Lima Paslon Diingatkan, Saat Berkampanye Jangan Gunakan Politik Identitas

SENTANI -Ketua Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Jayapura Efra J Tunya mengatakan, selama masa kampanye diingatkan kepada lima pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Jayapura untuk tetap mematuhi aturan Pilkada.

Dimana Paslon  saat menyampaikan visi misi saat kampanye dilarang keras  menggunakan politik identitas terkait SARA, karena berkampanye menggunakan politik identitas SARA yang tidak terkendali bisa menyebabkan konflik SARA.

 “ Pilkada serentak Kabupaten Jayapura 2024 adalah sebagai ajang pesta demokrasi mencari sosok pemimpin di daerah bukan untuk memecah belah persaudaraan dan kesatuan sebagai anak bangsa, melalui cara cara  yang tidak benar yakni melalui Politik Identitas dengan memainkan isu SARA,”ungkapnya, Jumat (4/10) kemarin.

 Oleh karena itu, dalam masa kampanye lima Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, KPU Kabupaten Jayapura dan Bawaslu Kabupaten Jayapura akan terus melakukan kerjasama dan koordinasi yang baik dalam melakukan pengawasan selama dilakukan masa kampanye masing masing Paslon.

 Hal senada juga dikatakan komisioner Bawaslu Kabupaten Jayapura Ericson Austin J, bahwa selama melakukan kampanye lima Paslon diminta patuhi  regulasi aturan kampanye dengan baik, tidak boleh memainkan politik identitas yang bisa menimbulkan perpecahan SARA, melibatkan anak anak di bawah umur saat berkampanye, melakukan kampanye di tempat ibadah dan larangan lainnya.

 Oleh karena itu, lima Paslon diimbau tetap sportif saat berkampanye maupun dalam menyampaikan visi misi ke masyarakat, karena yang dibutuhkan masyarakat adalah bagaimana Paslon ini bisa menyampaikan visi misinya dihadapan masyarakat dan nanti masyarakat yang akan menilai siapa yang nantinya akan dipilih setelah mendengarkan visi misi dari masing masing Paslon (dil)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

13 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

14 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

15 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

16 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

18 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

19 hours ago