

Robby Kepas Awi (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Tidak dipungkiri pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan pemilihan legislatif yang baru bergulir pada Februari 2024 lalu meninggalkan banyak cerita di kalangan publik. Terutama di Kota Jayapura, begitu banyak persoalan yang terjadi dan berakibat pada terganggunya proses dan tahapan kegiatan itu.
Hal ini juga diakui oleh PJ Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi. Karena itu, Robby menegaskan, beberapa catatan yang diperoleh di lapangan pada saat penyelenggaran Pilpres dan Pileg yang sudah dilakukan itu, akan menjadi bahan evaluasi yang segera dilakukan.
Hal ini penting, agar kesalahan yang sama tidak perlu terulang kembali, sehingga berpotensi menganggu tahapan pesta demokrasi lima tahunan itu di Kota Jayapura.
“Pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi, Forkompimda dan penyelenggara Pemilu, terutama untuk data pemilih sesuai dengan mekanisme akan dilakukan verifikasi dan validasi ulang,” kata Robby Kepas Awi, Sabtu (4/5).
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…