

Bakal Calon Walikota, Jhony Banua Rouw (tiga dari kiri) menunjukkan rekomendasi dari DPP Partai Gelora di Jakarta, Rabu (3/7) untuk maju pada Pilkada Kota Jayapura November mendatang. (Moses For Cepos)
JAYAPURA – Pelan namun pasti, bakal calon Walikota, Jayapura, Jhony Banua Rouw akhirnya tinggal menunggu waktu untuk bisa mendaftar ke KPU. Ini setelah pada Rabu (3/7) kemarin Partai Gelora menyatakan memberikan dukungan untuk maju dalam bursa Pilkada Walikota Jayapura November nanti.
Partai Gelora merupakan partai ketiga dimana sebelumnya Jhony mengantongi 4 kursi dari Partai Nasdem kemudian ditambah 2 kursi dari Partai Hanura dan kini 2 kursi dari Partai Gelora sehingga total ada 8 kursi. Untuk maju mencalonkan diri paling tidak harus memiliki 7 kursi.
“Puji Tuhan berkat doa masyarakat kami akhirnya mendapat dukungan dari partai dan sudah memenuhi syarat untuk mendaftar,” kata Jhony melalui ponselnya, Rabu (3/7) malam.
Dikatakan dengan jumlah ini ia tinggal menunggu waktu untuk mendaftar ke KPU. “Sesuai janji saya minggu depan kita akan ambil satu dan semoga minggu depan mungkin bisa tambah satu lagi tapi partai apa itu nanti saja,” bebernya.
“Berdoa semoga masih ada tambahan kursi dan sekali lagi terimakasih atas doa masyarakat, hamba Tuhan juga berdoa dan karena mereka saya bisa mendapat rekomendasi partai ketiga yang artinya sudah cukup untuk mencalonkan diri,” katanya.
Disini Jhony menambahkan bahwa ia tidak hanya berharap dukungan dari partai tetapi bagaimana bisa mendapatkan dukungan langsung dari masyarakat Kota Jayapura. Disinggung soal sosok wakil, Jhony yang sebelumnya dikaitkan dengan tokoh Himpunan Kerukunan Jawa Manura (HKJM), Marsudi, namun Jhony terlihat masih malu – malu.
“Semua masih melihat hasil survey. Siapa yang akan mendampingi saya nanti kita lihat. Semua berproses termasuk partai – partai lain, sebab semua partai memiliki mekanisme dan waktu sendiri,” imbuhnya. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…