

ASN di lingkungan Pemprov Papua tetap menggunakan masker saat mengikuti kegiatan di ruang tertutup. ( foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua menyampaikan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di provinsi baru minimal 5 ribu hingga 10 ribu pegawai. Dengan jumlah tersebut, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terbentuk hanya pelayanan dasar.
Sehinggga itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Marthen Kogoya menyampaikan, tidak semua Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dibentuk, yang utama OPD pelayanan dasar.
“Setelah pelayanan dasar terbentuk dengan baik, barulah SKPD lainnya yang didistribusikan berdasarkan pangkat dan golongan,”Kata Marthen.
“Kami sebagai provinsi induk, pastinya akan mengutamakan Orang Asli Papua,”Sambungnya.
Lanjut Marthen, pihaknya sedang menyiapkan skema kebutuhan tenaga Aparatur Sipil Negara untuk pembentukan provinsi baru. “Kami sedang mempetakan eselon dua, tiga dan empat sesuai golongan beserta pangkatnya,”Ungkapnya.
Sementara pegawai honorer yang sudah memasukkan berkas dari kabupaten-kabupaten, jika sudah pengangkatan maka akan ditempatkan langsung pada daerah masing-masing. (fia/gin)
Pemain senior Persipura Jayapura, Yustinus Pae, mulai memberikan sinyal untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak…
Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…
Status bebas PMK ini menjadi modal penting bagi stabilitas pangan dan keamanan ibadah kurban di…
Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat…
"Kami berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya jemaah Papua, agar mampu mengatur ritme aktivitas selama di…
Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro menyerahkan Dana Desa atau Dana Kampung Tahap I Tahun Anggaran…