

ASN di lingkungan Pemprov Papua tetap menggunakan masker saat mengikuti kegiatan di ruang tertutup. ( foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua menyampaikan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di provinsi baru minimal 5 ribu hingga 10 ribu pegawai. Dengan jumlah tersebut, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terbentuk hanya pelayanan dasar.
Sehinggga itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Marthen Kogoya menyampaikan, tidak semua Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dibentuk, yang utama OPD pelayanan dasar.
“Setelah pelayanan dasar terbentuk dengan baik, barulah SKPD lainnya yang didistribusikan berdasarkan pangkat dan golongan,”Kata Marthen.
“Kami sebagai provinsi induk, pastinya akan mengutamakan Orang Asli Papua,”Sambungnya.
Lanjut Marthen, pihaknya sedang menyiapkan skema kebutuhan tenaga Aparatur Sipil Negara untuk pembentukan provinsi baru. “Kami sedang mempetakan eselon dua, tiga dan empat sesuai golongan beserta pangkatnya,”Ungkapnya.
Sementara pegawai honorer yang sudah memasukkan berkas dari kabupaten-kabupaten, jika sudah pengangkatan maka akan ditempatkan langsung pada daerah masing-masing. (fia/gin)
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…