

Pimpinan KPU Supiori bersama Balon bupati dan wakil bupati Supiori memberikan keterangan di RSUD DOK II Jayapura, Minggu (1/9) kemarin. (foto: Erianto/Cepos)
JAYAPURA – Tiga pasangan bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Supiori telah menuntaskan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Dalam tahapan pemeriksaan kesehatan, bakal calon mengawali dengan pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa Abepura, tes bebas narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga berakhir dengan pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II Jayapura, Minggu (1/9).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Supiori, Uria Awom mengatakan tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Supiori melewati pemeriksaan kesehatan dengan lancar tanpa kendala.
“Semua pemeriksaan kesehatan berjalan lancar karena masing-masing pasangan calon sudah punya LO, kemudian rumah sakit juga punya petugas yang mendampingi setiap bakal calon untuk melakukan pemeriksaan,” kata Awom, Minggu (1/9).
Ia menjelaskan, duet Norlin Mamoribo dan Hein Korwa menjadi pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Supiori pertama yang menjalani pemeriksaan kesehatan di Jayapura.
Lanjutnya, dua paslon lain yaitu Heronimus Mansoben – Sahrul Hasanuddin Nunsi (Hersan) dan pasangan Yotam Wakum – Marinus Maryar (Yomari), juga sudah menuntaskan pemeriksaan kesehatan pada Minggu siang.
“Kami berterima kasih karena ada pendampingan dari dokter sehingga sampai dengan hari ini hingga pukul 12.00 itu semua sudah selesai. Hasilnya nanti akan diplenokan,” katanya.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…