JAYAPURA – Tim Waanal Brothers FC atau WBFC kembali menelan kekalahan pada laga kedua grup D Liga 3 2025/2026. Kali ini mereka takluk 1-3 dari Gresik United yang berlangsung di lapangan Thor Surabaya, Jumat (5/12) malam.

Sebelumnya, WBFC kalah 1-2 dari Persiba Bantul. Dia hasil minor ini menempatkan WBFC pada dasar klasemen sementara grup D.

Juru taktik WBFC, Sahala Saragih mengatakan pemainnya kurang fokus dalam mengambil keputusan serta melakukan kesalahan individu.

“Kita kembali menelan kekalahan kedua kalinya dan saya pikir kekalahan kemarin lebih kepada kesalahan-kesalahan individual yang dilakukan oleh pemain kita,” ungkap Sahala kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya.

Selain itu, WBFC juga tak bisa menurunkan dua pilar mereka, yakni Yanto Basna dan Patrick Womsiwor yang mengalami cedera pada laga perdana. Beberapa pemain kunci juga tak bisa diturunkan akibat cedera dalam latihan terakhir.

“Kita mencoba dengan formasi baru dan saya pikir di awal pertandingan kita cukup bagus dan terbukti unggul lebih dulu 1-0. Cuma memang ketika ada pemain kita yang melakukan kesalahan menarik baju pemain lawan dan itu menjadi hukuman penalti membuat pemain drop,” ujarnya.

“Pemain saya juga ada beberapa yang baru terjun di Liga 3 dan saya pikir kita masih butuh sedikit waktu untuk memberikan mereka ruang bagaimana mereka mengikuti kompetisi liga 3,” sambungnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

26 minutes ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 hour ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

2 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

3 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

4 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

5 hours ago