Untuk itu, pihaknya mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja wasit, penggunaan VAR, serta transparansi dalam pengambilan keputusan oleh operator liga dan federasi.
“Sepak bola Indonesia tidak boleh dibiarkan berjalan dalam bayang-bayang ketidakpercayaan. Jika keadilan ditegakkan, maka sepak bola akan kembali menjadi milik rakyat, bukan milik kepentingan tertentu,” ujar BTM.
Dari Timur Indonesia, Persipura menyuarakan harapan agar sepak bola nasional dapat dijalankan secara bersih, adil, dan bermartabat. “Karena sejatinya sepakbola bukan hanya tentang permainan ia adalah harga diri, identitas dan harapan rakyat,” pungkas BTM (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…