Untuk itu, pihaknya mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja wasit, penggunaan VAR, serta transparansi dalam pengambilan keputusan oleh operator liga dan federasi.
“Sepak bola Indonesia tidak boleh dibiarkan berjalan dalam bayang-bayang ketidakpercayaan. Jika keadilan ditegakkan, maka sepak bola akan kembali menjadi milik rakyat, bukan milik kepentingan tertentu,” ujar BTM.
Dari Timur Indonesia, Persipura menyuarakan harapan agar sepak bola nasional dapat dijalankan secara bersih, adil, dan bermartabat. “Karena sejatinya sepakbola bukan hanya tentang permainan ia adalah harga diri, identitas dan harapan rakyat,” pungkas BTM (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…
Melihat suaminya diterkam dan diseret ke dalam air, sang istri langsung berteriak histeris dan meminta…
Menurut Haris, pihaknya mengajak semua pemangku kepentingan di daerah ini terus memberikan edukasi kepada masyarakat…
‘’Menyangkut perkara utang Pemda Merauke dalam hal ini RSUD Merauke, telah terjadi putusan Pengadiloan Negeri…
Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro, melakukan monitoring pemasangan papan informasi anggaran sekaligus penyerahan Alokasi Dana…
Efisiensi yang dilakukan Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran ternyata juga menyasar dana yang…