Untuk itu, pihaknya mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja wasit, penggunaan VAR, serta transparansi dalam pengambilan keputusan oleh operator liga dan federasi.
“Sepak bola Indonesia tidak boleh dibiarkan berjalan dalam bayang-bayang ketidakpercayaan. Jika keadilan ditegakkan, maka sepak bola akan kembali menjadi milik rakyat, bukan milik kepentingan tertentu,” ujar BTM.
Dari Timur Indonesia, Persipura menyuarakan harapan agar sepak bola nasional dapat dijalankan secara bersih, adil, dan bermartabat. “Karena sejatinya sepakbola bukan hanya tentang permainan ia adalah harga diri, identitas dan harapan rakyat,” pungkas BTM (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…
Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit…
Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan pelepasan rumah ikan merupakan salah satu langkah…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya Sunandar Pramono, SH, MH menyatakan masih ada terpidana lainnya yang aliran…