Categories: OLAHRAGA

Dayung Pindah TC ke Teluk Youtefa

Ganda Siregar

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Ketua harian Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Provinsi Papua, Ganda Siregar mengatakan, bahwa dalam waktu dekat atletnya akan pindah TC dari danau Sentani ke Teluk Youtefa.

Dirinya menuturkan sengaja membawa atletnya untuk berlatih di teluk Youtefa, sehingga atletnya dapat beradaptasi dengan kondisi venue yang akan digunakan sebagai venue Dayung PON XX pada bulan Oktober mendatang. 

“Ya, sejak venue dayung PON ditetapkan di teluk Youtefa, kami ingin anak-anak lebih cepat mencoba berlatih di lokasi venuenya, sebelum orang lain datang,” kata Ganda Siregar kepada awak media saat ditemui di Kota Jayapura, Senin (16/3). 

Untuk pindah tempat pemusatan latihan, kata Ganda, Pengprov PODSI sudah menyurati KONI Papua sejak beberapa hari lalu. “Surat sudah kami kirim sejak tiga hari lalu, mudah-mudahan awal bulan April sudah bisa pindah tempat latihan,” harapannya. 

Ganda menjelaskan, dalam surat tersebut pihaknya meminta KONI Papua untuk membangun satu gudang peralatan di daerah sekitar venue Dayung PON, sehingga perahu-perahu yang ada di danau Sentani bisa dipindahkan.

Menurutnya, pemindahan lokasi latihan ke teluk Youefa akan sangat membantu para atlet beradaptasi. Sebab, proses latihan di danau Sentani saat ini terganggu dengan ombak dan angin.

“Kami berharap pemindahan lokasi TC bisa secepatnya, kami masih menunggu jawaban dari KONI Papua,” ujarnya. 

Selain itu, kata Ganda, Pengprov PODSI Papua dalam waktu dekat akan menentukan tim inti Dayung yang akan dipersiapkan menghadapi PON XX Papua.

Ganda membeberkan, persaingan atlet masuk tim inti PON ketat karena hanya akan dipilih 46 pedayung putra dan putri, sementara atlet yang saat ini mengikuti pemusatan latihan sekitar 52 orang.

Namun demikian, Ganda berharap para atlet harus menerima siapa pun yang akan menjadi duta Papua di arena PON karena dilakukan secara transparan dan objektif.

“Nanti tanggal 28 Maret kita lakukan tes akhir menentukan nomor, baru kita minta pelatih paparkan programnya, setelah itu diputuskan tim inti dayung Papua,” katanya.

Ganda menambahkan, jajaran pengurus dan pelatih PODSI Papua akan bekerja keras mematangkan kesiapan tim dayung untuk meraih prestasi di PON XX.

Sebab, untuk merebut prestasi membutuhkan perjuangan keras para atlet dan pelatih karena semua daerah mematok ambisinya yang sama, yakni merebut medali emas. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

16 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

17 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

17 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

18 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

18 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

19 hours ago