Categories: OLAHRAGA

Gubernur Beberkan 10 Cabor PON XX yang Dicoret

Gubernur Papua, Lukas Enembe saat memberikan keterangan kepada awak media saat ditemui di Hotel Sahid Jayapura, Senin (9/9) kemarin. ( foto : Dian for Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membeberkan 10 cabang olahraga yang akan dihapus pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Tahun 2020 di Tanah Papua. 10 Cabor tersebut yakni Cabor Balap Sepeda, Bridge, Kriket, Dance, Gateball, Petanque, Sky Air, Soft Tenis, Tenis Meja dan Woodball.

Gubernur Papua, Lukas Eneme mengatakan, pengurangan Cabor tersebut berdasarkan hasil rapat terbatas Presiden dan Pemerintah Papua mengenai kesiapan Papua sebagai tuan rumah sehingga diputuskan pengurangan Cabor dari 47 menjadi 37 Cabor.

“Sebelumnya kami meminta kepada presiden untuk PON kita undur ke 2021, namun presiden mengatakan bahwa PON tetap dipertandingkan di Tahun 2019 dengan catatan pengurangan Cabor dan pengurangan kluster serta penyangganya,”ungkap Gubernur Papua, Lukas Enembe di sela-sela pertemuan PB PON dengan pihak perbankan di Hotel Sahid Jayapura, Senin (9/9) kemarin.

Dijelaskan Gubernur, 10 Cabor tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan difinalkan dalam beberapa waktu ke depan.

Dikatakan, Pemerintah Papua hanya mengusulkan cabang olahraga unggulan proyeksi medali emas bagi Papua dan melepas cabang olahraga yang bukan merupakan unggulan Bumi Cenderawasih sebagai tuan rumah.

“Cabor ini yang sementara dibahas di KONI Provinsi, karena kita melihat Cabor yang memudahkan kita mendapat medali emas bagi kontingen Papua, masa kita tuan rumah baru kalah, harus menang dong,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua PB PON dan KONI Papua itu.

Bahkan menurut orang nomor satu Papua itu, sebagai tuan rumah, kontingen Papua harus bisa finish pada lima besar. Ia meminta untuk setiap Cabor wajib menyumbangkan satu medali emas.

“Saya juga meminta kepada masing-masing Cabor wajib menyumbangkan medali emas, sehingga kita bisa mencapai target pada lima besar. Kita tuan rumah, harus juara satu dari kontingen di luar pulau Jawa, kita tidak boleh kalah dengan kontingen di luar Jawa,” tegasnya.

Sekadar diketahui, untuk kluster penyelenggara pertandingan terdiri dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mimika. Sementara untuk kluster penyangga Kabupaten Merauke dan Kabupaten Keerom. (eri/tho).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

6 minutes ago

Faktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda Kandas

Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…

36 minutes ago

Polisi Selidiki Pembacokan Sekuriti oleh OTK

Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…

1 hour ago

Mayoritas Pelaku 3C Masih di Bawah Umur

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…

2 hours ago

Fasilitas Terbatas Hambat Pelayanan Puskesmas Tapormai

elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…

2 hours ago

Kementan Dukung Pengembangan Lahan Pangan di Kota Jayapura

Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…

3 hours ago